Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Tes Formatif

Tes formatif (formatif test) adalah tes hasil belajar yang bertujuan untuk mengetahui sudah sejauh manakah peserta didik “telah terbentuk” (sesuai dengan tujuan pengajaran yang telah ditentukan) setelah mereka mengikuti proses pembelajaran dalam jangka waktu tertentu. Istilah ‘formatif’ berasal dari kata ‘form’ yang berarti ‘bentuk’.  


Menurut Subhan, Tes formatif adalah evaluasi yang dilakukan pada setiap akhir pembahasan suatu pokok bahasan atau topik yang dimaksudkan untuk mengetahui sejauh manakah proses pembelajaran telah berjalan sebagaimana telah direncanakan. 


Hal senada juga dikatakan oleh Winkel dalam Subhan, yang mengatakan bahwa yang dimaksud dengan tes formatif adalah penggunaan tes-tes selama proses pembelajaran yang masih berlangsung agar siswa dan guru memperoleh informasi (feeed back) mengenai kemajuan yang telah dicapai.  


Sementara itu, Tesmer mengatakan bahwa tes formatif ini dimaksudkan untuk mengontrol sampai sejauh mana siswa telah menguasai materi yang diajarkan pada pokok bahasan tertentu. Tes formatif ini biasa dilaksanakan di tengah-tengah perjalanan program pengajaran, yaitu dilaksanakan pada setiap kali satuan pengajaran atau sub pokok bahasan berakhir atau dapat dilaksanakan. Disekolah-sekolah, tes formatif ini biasa dikenal dengan istilah ulangan harian. 


Materi-materi tes formatif ini pada umumnya ditekankan pada bahan-bahan pelajaran yang telah diajarkan. Butir-butir soalnya terdiri atas butir-butir soal, baik yang termasuk kategori mudah maupun yang termasuk dalam kategori sukar. Ukuran keberhasilan atau kemajuan siswa dalam evaluasi ini adalah penguasaan kemampuan yang telah dirumuskan dalam tujuan pembelajaran atau indikator yang telah ditetapkan sebelumnya. 


Indikator yang akan dicapai pada setiap pembahasan satu pokok bahasan, dirumuskan dengan mengacu pada tingkat kematangan siswa, artinya indikator dirumuskan dengan memperhatikan kemampuan awal peserta didik dan tingkat kesulitan yang wajar yang diperkirakan masih sangat mungkin dijangkau atau dikuasai dengan kemampuan yang dimiliki siswa. 


Dengan kata lain evaluasi formatif ini dilaksnakan untuk mengetahui seberapa jauh tujuan yang telah ditetapkan telah tercapai. Dari hasil evaluasi ini akan diperoleh gambaran siapa saja yang telah berhasil dan siapa yang dianggap belum berhasil untuk selanjutnya diambil tindakan-tindakan yang tepat.


Tindakan lanjut yang perlu dilakukan setelah diketahui hasil tes formatif  menurut Sudijono adalah sebagai berikut. 

1. Jika materi yang diteskan itu telah dikuasai dengan baik, maka pembelajaran dilanjutkan dengan pokok bahasan yang baru.

2. Jika ada bagian-bagian yang belum dikuasai, maka sebelum dilanjutkan dengan pokok bahasan baru, terlebih dahulu diulangi atau dijelaskan lagi bagian-bagian yang belum dikuasai oleh peserta didik.


Maka jelaslah bahwa tujuan dari tes formatif itu adalah untuk memperbaiki tingkat penguasaan pesetrta didik dan sekaligus juga untuk memperbaiki proses pembelajaran.