Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menggunakan Media Flash Cards dalam Pembelajaran Bahasa Inggris di Madrasah Ibtidaiyah (MI)

Media merupakan alat bantu atau mediator yang digunakan untuk mempermudah seseorang dalam menmahami kondisi tertentu. Media dalam pembelajaran diartikan sebagai berbagai peralatan yang dapat berbentuk benda-benda konkret, gambar, video, atau alat elektronik yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk membantu siswa memahami materi dan mengolah informasi baik itu bersifat visual dan verbal.Media diperlukan dalam proses belajar mengajar di madrasah ibtidaiyah dimana siswa usia madrasah ibtidaiyah akan kesulitan mengolah informasi yang mereka tangkap secara abstrak melainkan mereka lebih mudah menangkap informasi secara konkret. Dengan adanya media, siswa akan merasa terbantu untuk memahami dan mengolah informasi yang mereka tangkap.

Media sebagai penyampai materi belajar


Sebenarnya, untuk kurikulum 2013 merupakan kurikulum yang bertujuan membentuk siswa untuk memiliki pengetahuan serta keterampilan dan diintegrasikan dengan sikap dan jiwa spiritual yang menyatu sehingga mampu membentuk karakter siswa menjadi siswa berkarakter yang memiliki pengetahuan serta keterampilan yang lengkap. Dari hal ini, siswa memiliki kewajiban untuk menyeimbangkan keempat kompetensi inti sebagai tujuan kurikulum 2013. Media hadir memberikan solusi untuk mempermudah siswa dalam menyeimbangkan antara pengetahuan dan keterampilan.

Di Madarasah Ibtidaiyah (MI), media merupakan sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk menunjang proses belajar. mata pelajaran yang sangat membutuhkan media salah satunya adalah mata pelajaran bahasa Inggris. Meskipun bahasa Inggris di MI bukan merupakan mata pelajaran wajib, akan tetapi banyak dan hampir semua sekolah di seluruh indonesia masih tetap memberikan mata pelajaran bahasa Inggris sebagai mata pelajaran yang masuk dalam muatan lokal dalam kurikulum sekolah. Hal ini membuktikan bahwa banyak yang mempercayai bahwa mata pelajaran bahasa Inggris di tingkat Madrasah Ibtidaiyah perlu diajarkan, meskipun hanya satu sampai dua jam pelajaran saja.

Hal ini juga menjadi bukti bahwa banyak sekolah yang menganggap bahwa siswa MI kurang maksimal jika hanya diberi beban untuk mampu berbahasa Inggris tanpa diberikan mata pelajaran di sekolah. Meskipun banyak juga orang tua yang lebih cekatan dengan berinisiatif untuk memasukkan anaknya di tempat kursus  bahasa asing agar si anak lebih cakap berbahasa Inggris meskipun di sekolah hanya diberikan materi dan jam pelajaran terbatas. Mengapa bahasa Inggris di MI patut untuk tetap dipertahankan sebagai mata pelajaran muatan lokal? Jawaban atas pertanyaan ini sangat beragam menurut perspektif setiap orang, baik itu orang awam maupun yang ahli. jika melihat kelabihan dan kekurangan tentunya pasti ada,terutama jika diterapkan di MI.

Sebenarnya anak yang diberikan tuntutan untuk mempelajari bahasa asing itu hal yang salah. Namun seiring dengan perkembangan zaman yang semakin maju, bahasa Inggris bukan manjadi hal yang sulit lagi untuk dipelajari. Bagaimana jika bahasa Inggris diterapkan di sekolah MI? Apakah bahasa Inggris masih menjadi bahasa yang sulit dipelajari?. Hal ini perlu pembuktian dengan penelitian tindakan kelas. Nyatanya, banyak siswa usia MI yang masih kesulitan dalam menguasai bahasa Inggris. Diantara yang menjadi hambatan secara umum yaitu mengenai kosakata (Vocabulary). vocabulary sebenarnya tidak sulit untuk dihafalkan, melainkan butuh keuletan dan kemauan untuk menghafalaknnya. Ada berbagai cara lain sehingga anak MI bisa dengan mudah menghafal vocabulary meskipun sesungguhnya vocabularytidak harus selalu dihafalkan secara konbensional untuk menyimpan ingatan kita tentang vocabulary.

Ada berbagai cara yang bisa dilakukan oleh siswa dan guru agar siswa MI mampu menghafalkan vocabularydengan mudah. Diantaranya dengan menggunaka media. Salah satu media yang bisa menjadi solusi dalam keterhambatan menghafalvocabulary adalah flash cards. Flash cards adalah kartu kecil yang terdapat gambar, tulisan, atau simbol yang mampu mengingatkan dan memberikan informasi kepada siswa sesuatu yang terkait dengan gambar. Flash cards terbuat dari potongan kertas berbentuk persegi panjang dengan panjang 12 cm dan lebar 8 cm. Menurut Rudi Susilana dan Cepiriyana, flash cards merupakan media pembelajaran berupa kartu bergambar berukuran 25 x 30 cm. Gambar pada flash cardsmerupakan rangkaian pesan yang dibuat dengan menaruh keterangan pada setiap gambar yang tercetak pada kertas tersebut. Hal ini tentunya bisa dimodifikasi dalam pembuatannya, menyesuaikan dengan keadaan kelas.

Untuk pembuatan media flash card ini sangat mudah dan tentunya tidak memakan biaya yang besar dalam pembuatannya. Untuk ketahannya dalam penggunaan bertahun-tahun pun bisa dibuktikan, tinggal bagaimana cara kita merawat dan menyimpannya dengan baik. Cara pembuatan flash cards ini sangat mudah hanya dengan langkah-langkah sebagai berkut:

1. Tentukan gambar yang akan digunakan dalam pembelajaran bahasa inggris.
2. Buat potongan kertas berukuran 25 x 30 CM (menyesuaikan keadaan kelas)
3. Cetak gambar tersebut atau gambar gambar tersebut secara menarik diatas potongan kertas sesuai dengan poin 2.
4. Buat keterangan disetiap gambar tersebut.
5. Lapisi dengan plastik atau laminating agar awet dan anti air. 

Bukan hanya pembuatan media flash cards yang sangat mudah dan murah, akan tetapi penggunaan media flash cards juga sangan mudah. Berkut adalah cara penggunaan media flash cards :
1. Kartu yang telah disusun dipegang setinggi dada dan menghadap ke arah siswa.
2. Menampilkan satu persatu kartu tersebut setalah guru selesai menjelaskan 
3. Memberikan kartu-kartu yang telah diterangkan kepada siswa secara acak dan berputar bergilir untuk diamati setiap siswa dalam satu kelas.
4. Apabila flash cards dikombinasikan dengan permainan, maka penggunaannya bisa disesuaikan dengan alur permainan tersebut

Bukan hanya penggunaannya saja yang sangat mudah, tapi banyak keunggulan dari flashcards yang tentunya bisa menjadi refernsi para guru MI agar menggunakan media flash cardsdalam upaya memudahkan anak menghafalkan vocabular. Berikut adalah kelebihan flash cards, sesuai dengan yang diungkapkan oleh Susilana dan Riyana (2009) yaitu:
1. flash cards mudah untuk dibawa kemanapun, 
2. dapat digunakan baik di dalam kelas maupun di luar kelas.
3. Praktis, dilihat dari cara pembuatannya dan penggunaannya yang mudah. Dengan media ini, guru tidak memerlukan keahlian khusus, hanya perlu kekreatifan dalam membuat atau mewarnai gambar dan memodifikasi keterangan pada gambar. 
4. flash cards tidak memerlukan listrik dalam penggunaannya.
5. Mudah cara penyimpanannya.
6. Mudah diingat, integrasi antara gambar dan keterangan yang tertera pada kartu memudahkan siswa MI menghafal dengan cepat, karena mereka lebih cepat menerima informasi dengan visual. 
7. Memudahkan siswa memahami konsep bahasa Inggris (jika diperluukan)
8. Menarik dan mnyenangkan. flash cards dalam penggunaanya bisa dikombinasikan dengan berbagai metode, strategi, model, bahkan permainan dalam  pembelajaran. Dengan adanya permaian dan berbagai macam strategi siswa akan senang dan tidak merasa cepat bosan.

Keunggulan flash cards menurut Sadiman, dkk (2012), diantaranya:
1. Sifatnya yang nyata (konkret) serta mudah dikenali siswa MI
2. Dapat menyesuaikan ruang dan waktu.

Ada juga yang berpendapat bahwa menurut mediabalita.com mengungkapkan tentang manfaat penggunaan  media flash cards, yaitu:
1. Belajar membaca sejak usia dini- sesuai dengan metode Glenn Doman.
2. Mengembangkan daya ingat (perkembangan otak kanan)
3. Melatih kemampuam konsentrasi anak.
4. Meningkatkan kebendaharaan kata dengan cepat dan mudah.

Dari berbagai keunggulan yang telah disampaikan oleh berbagai ahli, serta peneliti yang pernah menerapkan tentang media flash cards dapat disimpulkan bahwa flash cards sangat efektif dalam membantu proses menghafalvocabulary dimana vocabularymerupakan unsur dasar dalam pelajaran bahasa Inggris. Dengan adanya flash cards guru-guru MI juga akan dengan mudah mengajarkan bahasa Inggris. Meskipun di zaman sekarang semua serba elektronik dan digital, namun banyak sekolah yang hanya memiliki sarana dan prasarana yang minim. Oleh sebab itu, agar bahasa Inggis bisa dengan mudah dipelajari oleh berbagai macam sekolah di seluruh Indonesia, maka flash cardshadir sebagai media yang efektif digunakan oleh siapapun dalam pelajaran bahasa Inggris, mungkin bukan hanya bahasa Inggris, namun bisa juga bahasa asning atau pelajaran yang memerlukan pemahaman dan penghafalan konsep yang tepat dan teliti, flash cards bisa menjadi solusi.

Banyak penelitian terdahulu dan jurnal yang telah memiliki ISSN telah berhasil membuktikan bahwa flash cardssangat efektif untuk membantu siswa  menguasai vocanulary dengan cepat dan mudah. Penelitian ini rata-rata menerapkannya pada anak usia dini bahkan anka usia MI. Hal ini tentunya telah menjadi bukti empiris yang tidak diragukan kembali, tinggal bagaimana ke depan flash cards dikembangkan lagi menjadi lebih menarik siswa. Flash cards memang sudah ditemukan sejak dulu. Akan tetapi keefektifan penggunaanya sampai sekarang masih menjadi salah satu media yang terekomendasi dan digunakan oleh guru bahasa Inggris yang frustasi dengan kemauan siswa dalam menghafal vocabulary dengan mudah, cepat dan berjangka panjang di memori otak. 

Meskipunflash cards bisa dibilang media kuno, akan tetapi dengan mengingat keunggulan flash cards yang mampu dibawa kemanapun serta tanpa membutuhkan listrik, flash cards akan menjadi media yang terus dibutuhkan dalam pembelajaran bahasa inggris, karena penggunaan, pembuatan serta manfaat besar yang mampu berkompromi di setiap kondisi dan situasi kelas atau sekolah. flash cardsbukan hanya bisa digunakan di sekolah elite, tapi juga sekolah yang masih minim sarana dan prasarana atau media pembelajaran yang canggih. Hal ini memungkinkan bahasa Inggris akan mamapu menjangkau seluruh lapisan sekolah MI dan generasi muda Indonesia yang sekarang masih menjadi siswa MI, agar menjadi generasi yang berkarakter serta mampu bersaing di era indstri dan era serba canggih ini kedepannya. 

Hal ini sejalan dengan tujuan negara sesuai dengan pembukaan UUD 1945 yang menyebutkan bahwa pendidikan adalah hak segala bangsa. Hal ini tentu seharusnya tidak ada diskriminasi antara sekolah elite dengan yang tidak. Mengahapus pandangan masyarakat umum bahwa hanya disekolah elite anaknya akan mendapatkan materi pelajaran yang lebih. Penggunaan bahasa asing akan lebih jago dan lain sebagianya. Padahal seharusnya pendidikan itu harus merata untuk mencetak generasi emas ke depannya. flash cardsbisa menjadi solusi untuk menentukan media pembelajaran bahasa Inggris yang mudah, murah, dan efektif untuk digunakan pada siswa MI di seluruh Indonesia.

DAFTAR PUSTAKA

Susilana, Rudi, Cepiriyana. Media Pembelajaran.
Suyanto, Kasihani.2007. English For Young Learners Melejitkan Potensi Anak Melalui English Class For Fun, Asyik, dan Menarik. (Jakarta: Bumi Aksara)
Indriana, Dina. 2011. Ragam Alat Bantu Media Pengajaran. (Yogyakarta: Diva Press)
Ika. Penerapan Metode Permainan Melalui Media Flash Card Dalam Meingkatkan Kemampuan Kosakata Bahasa Inggris Siswa Kelas IV SDN Kebase. Jurnal Pendidikan 2012.

By: SITI USROTUN NAFIAH

Berlangganan via Email