Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Meningkatkan Prestasi Akademik dengan Strategi Pembelajaran PAKEMI?

Guru adalah pengajar sekaligus pendidik yang bertugas untuk mengajar dan mendidik generasi penerus bangsa. Guru mengajarkan berbagai macam ilmu pengetahuan kepada anak didiknya agar menjadi generasi yang unggul dan menjadi manusia yang berkualitas untuk bangsa dan agamanya. Dalam proses mengajarkan dan menyampaikan suatu ilmu kepada peserta didik diperlukan berbagai macam cara pembelajaran atau dapat disebut dengan strategi pembelajaran. Pemilihan cara atau strategi pembelajaran tersebut haruslah tepat dan sesuai dengan karakteristik peserta didik dan pelajaran yang akan di ajarkan kepada mereka agar proses pembelajaran dapat berjalan secara efektif dan ilmu yang diajarkan dapat mudah dipahami serta di cerna dengan baik oleh peserta didik.

Bagaimana Meningkatkan pembelajaran dengan strategi PAIKEMI


Strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan antara guru dan siswa yang dilakukan untuk mencapai tujuan pembelajaran yang efektif dan efisien. (Kemp, 1995). Yang artinya, strategi pendidikan merupakan perencanaan yang didalamnya terdapat rangkaian kegiatan antara guru dan murid untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Didalam strategi pendidikan biasanya telah berisi berbagai macam metode, pendekatan pembelajaran, cara, serta teknik pembelajaran yang tepat untuk dapat di terapkan dalam mengajar peserta didik. Ada berbagai macam strategi pembelajaran yang ada dalam dunia pendidikan. Dari sekian banyak macam-macam model strategi pembelajaran, kali ini saya akan membahas jenis strategi pembelajaran PAKEMI.

Apa itu strategi pembelajaran PAKEMI?

PAKEMI adalah kepanjangan dari pembelajaran yang aktif, kreatif, efektif, menyenangkan dan islami. Pembelajaran aktif disini memiliki arti bahwa proses pembelajaran perlu diciptakan sedemikian hingga peserta didik terpacu untuk dapat aktif bertanya, aktif menjawab dan mengemukakan gagasan. Pembelajaran kreatif memiliki arti bahwa guru dapat menciptakan kegiatan atau proses pembelajaran yang beragam yang mampu mendorong kreatifitas peserta didik. Pembelajaran efektif adalah proses pembelajaran yang dapat mencapai tujuan pembelajaran sehingga siswa dapat menguasai ilmu atau kompetensi yang diajarkan. Pembelajaran yang menyenangkan diartka sebagai pembeajaran yang membuat siswa tidak tertekan yang menjadikan siswa memiliki perhatian sepenuhnya terhadap belajar. Pembelajaran secara islami adalah pembelajaran yang tetap menanamkan nilai-nilai keislaman yaitu akhlak yang mulia sebagai wujud ketaqwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Hal-hal yang harus diperhatikan dalam proses penerapan pembelajaran PAKEMI adalah sebagai berikut:

1. Perlu memahami sifat yang dimiliki oleh setiap peserta didik
Pada hakikatnya setiap anak memiliki sifat rasa ingin tahu yang tinggi dan suka berimajinasi terhadap suatu hal. Kedua sifat tersebut adalah sebuah modal dasar sebagai perkembangan sikap berpikir kritis dan kreatif pada anak. dalam hal ini yang harus dilakukan oleh guru adalah dengan memuji hasil karya peserta didik, memberi pertanyaan yang bersifat menantang dan melatih anak untuk berani mencoba hal baru yang bersifat positif.

2. Mengenal anak secara dekat dan perseorangan
Dalam strategi pembelajaran PAKEMI perbedaan setiap anak merupakan hal yang wajar. Dan setiap anak itu unik memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing. Setiap anak tidak selalu melakukan hal yang sama karena setip anak memiliki kecepatan belajar yang berbeda. Peserta didik yang memiliki kemampuan lebih dapat dimanfaatkan untuk menjadi tutor sebaya atau siswa yang dimintai tugas untuk membantu temannya yang kurang memahami materi pembelajaran. Oleh karena itu dengan mengenali peserta didik lebih dekat, maka kita dapat memahami dan membantu untuk meningkatkan proses belajar pada anak.

3. Mengembangkan kemampuan anak untuk berpikir kritis, kreatif dan memecahkan masalah
Untuk dapat memecahkan masalah, peserta didik hendaknya dilatih untuk dapat berpikir secara kritis dan kreatif. Sikap berpikir kritis dan kreatif adalah buah dari rasa ingin tahu yang tinggi dan imajinasi yang keduanya telah ada sejak manusia dilahirkan. Oleh karena itu guru mempunyai tugas untuk mengembangkannya dengan memberikan tugas atau  mengajukan pertanyaan kepada peserta didik secara terbuka. mengajukan pertanyaan dapat dimulai dengan kalimat “apa yang terjadi jika...” yang memiliki jawaban yang bervariatif.

4. Menjadikan ruang kelas sebagai ruang belajar yang menarik bagi peserta didik
Dengan dibuatnya ruangan kelas yang menarik dapat membuat peserta didik untu lebih semangat belajar di kelas dan tidak membuat jenuh suasana dalam kelas. Lingkungan kelas yang sesuai dengan ciri khas PAKEMI adalah sebagai berikut:
a. Pajangan kelas
Pajangan di dalam kelas dapat berupa peta, diagram atau  karangan hasil karya siswa seperti puisi, gambar hasil karya siswa, foto, dll. Pajangan di dalam kelas dapat juga digunakan untuk membantu guru sebagai rujukan ketika membahas suatu masalah.
b. Pojok baca
Pojok baca didalam kelas adalah bagian dari sudut kelas yang diletakkan beberapa buku sebagai bahan literasi para peserta didik. Dapat berupa buku tentang pengetahuan, buku cerita, majalah, dll.
c. Pengaturan bangku
Pengaturan bangku dalam PAKEMI ditata sedemikian rupa agar para siswa dapat lebih mudah untuk berinteraksi. Biasanya ditata dalam bentuk kelompok, meja dan kursi dapat digeser.
d. Kotak amal
Karena di dalam PAKEMI menerapkan nilai-nilai ke islaman, para guru dapat menerapkannya dengan meletakkan kotak amal yang dikemas secara menarik yang nantinya kotak amal tersebut dapat melatih siswa untuk gemar bersedekah.

Di bawah ini adalah beberapa model pembelajaran inovatif berbasis PAKEMI yng dapat diterapkan di dalam kelas, diantaranya:
1. Belajar aktif
Agar siswa dapat tetap aktif belajar, guru dapat membiasakan siswa untuk mengerjakan tugas membuat suatu rangkuman hasil dari diskusi yang dilakukan oleh kelompoknya ataupun tugas mandiri. Dalam belajar aktif, guru mendorong siswa untuk aktif bertanya, menjawab dan mengemukakan pendapat. Peran guru disini adalah sebagai motivator dan fasilitator.
2. Belajar kooperatif dan kolaboratif
Belajar model kooperatif dan kolaboratif dapat melatih siswa untuk melakukan kerjasama dengan orang lain untuk dapat mewujudkan tujuan bersama. Dalam model belajar ini guru dapat membentuk kelompok dalam kegiatan belajar siswa, mengadakan diskusi kelompok, dll.
3. Generatif learning
Pada pembelajaran generatif learning, guru memberi kesempatan kepada siswa untuk dapat menghasilkan sendiri informasi atau makna suatu materi. Pada model pembelajaran ini terdapat beberapa poin atau komponen yaitu proses motivasi, proses belajar, proses penciptaan pengetahuan. Didalam generatif learning ini siswa juga didorong untuk dapat memparafrase suatu kalimat atau penjelasan yang disampaikan oleh bapak atau ibu guru.

Demikian adalah beberapa contoh strategi pemblajaran dalam strategi pembelajaran PAKEMI dapat diterapkan oleh guru ketika sedang mengajar di dalam kelas. Karena pembelajaran PAKEMI dapat membuat siswa untuk selalu aktif, kreatif, menyenangkan dan islami. Tapi yang terpenting adalah dalam setiap proses pembelajaran, guru di tuntut untuk selalu lebih kreatif dalam pemilihan model yang akan diterapkan didalam kelas agar sisiwa dapat lebih memahami materi yang disampaikan oleh gurunya serta dapat meningkatkan mutu akademik para siswa.

By: Nurulchikmia

Berlangganan via Email