Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Sudut Pandang Perencanaan Pengembanggan Pembelajaran?

PENDAHULUAN

Sistem perencanaan pembelajaran dalam pendidikan merupakan suatu proses dalam rangka mempengarui peserta didik supaya mampu menyesuaikan diri sebaik mungkin dengan lingkungannya dan yang akan menimbulkan perubahan pada dirinya yang memungkinkan dia berfungsi sesuai kempetensinya dalam kehidupan masyarakat. Dilihat dari sudut pengertian dengan demikian pendidikan itu ialah usha sadar yang dilakukan dalam bentuk pembelajaran dimana ada pendidik yang melayani pelajarnya dalam melakukan kegiatan belajar dan pendidik menilai atau mengukur tingkat keberhasilan belajar siswa tersebut dengan prosedur yang ditentukan. Jadi pengajaran merupakan bagian dari pendidikan mengacu pada konsep yang lebih luas dan lintas cultural masyarakat Indonesia yang demikian menjemuknya, maka dari itu pendidikan diselengarakan berdasarkan rencana yang matang, mantap, jelas dan lengkap menjadikan peserta didik menjadi warga yang baik. Keberhasilan pendidikan banyak ditentukan bagaimana optimasasi upaya pendidik dalam merencanakan dan melaksanakan serta mengevaluasi system pengajarannya.

Sudut Pandang Perencanaan Pengembangan Pembelajaran

PEMBAHASAN
HAKIKAT PERENCANAAN PEMBELAJARAN
Pandangan perencanaan adalah proses penetapan dan pemanfaatan sumber daya secara terpadu yang diharapkan dapat menunjang kegiatan-kegiatan dan upaya-upaya yang dilaksanakan secara efisien dan efektif dalam mencapai tujuan. Dalam hal ini, Gaffar menegaskan bahwa perencanaan dapt diartikan sebagai proses penyusunan yang akan dilaksanakan pada masa yang akan datang untuk mencapai tujuan yang ditentukan. Ada beberapa definisi tentang perencanaan yang rumusannya berbeda-beda satu dengan yang lain. Misalnya, mengemukakan bahwa perencanaan ialah menyeleksi dan menghubungkan pengetahuan, fakta, imajinasi dan asumsi untuk masa yang akan datang dengan tujuan menyesualisasi dan memformulasi hasil yang diinginkan, urutan kegiatan yang diperlukan dan perilaku dalam batas-batas yang dapat diterima yang akan digunakan dalam penyelesaian. Perencanaan disini menekankan pada usaha menyeleksi dan menghubungkan sesuatu dengan kepentingan masa yang akan datang serta usaha untuk menyampainya.

Perencanaan pengajaran merupakan satu tahapan dalam proses pembelajaran yang sangat bergantung kepada kompetisi keguruan seroang guru. Guru yang baik biasanya berusaha sebanyak mungkin agar pengajaran bias berhasil. Salah sau faktor yang bias membawa keberhasilan itu ialah sebelum masuk kedalam kelas guru senantiasa membuat perencanaan pengajaran sebelumnya. Perlu disadari bahwa pelajaran di sekolah semakin berkembang dimulai dari pengajaran tradisional yang memiliki cirri-ciri tradisional kenservatif berkembang menuju kesistem pengajaran modern yang memiliki cirri-ciri yang sesuai dengan kemajuan zaman.

Dalam tahap-tahap perkembangan itu terdapat perubahan-perubahan dalam sistem pengajaran dengan semua aspek dan unsure-unsurnya. Jadi pada dasarnya perkembangan pengajaran itu sejalan dengan perkembangan sekolah.Thomas E. Curtis dan Wilma W. Bidwell menjelaskan dalam proses pengajaran disekolah peranan guru lebih spesifik sifatnya dalam pengertian yang sempit, yakni dalam hubungan proses belajar mengajar. Peranan guru adalah sebagai pengorganisasi lingkungan belajar dan sekaligus sebagai fasilitator belajar. Peranan pertama meliputi peranan-peranan yang lebih spesifik yakni;
1. Guru sebagai model,
2. Guru sebegai perencana,
3. Guru sebagai peramal,
4. Guru sebagai  pemimpin,
5. Guru sebagai petunjuk jalan atau pembimbing kearah pusat-pusat belajar,

Dalam hal urgensinya, perencanaan pendidikan tidak berbeda dari perencanaan bagi suatu organisasi. Perencanaan dipandang penting dan diperlukan bagi suatu organisasi antara lain dikarenakan: 
1. Dengan adanya perencanaan diharapkan tumbuhnya suatu pengarahan kegiatan, 
2. adanya pedoman bagi pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang ditujukan kepada pencapaian tujuan pembangunan. 
3. Dengan perencanaan, maka dapat dilakukan suatu perkiraan (forecasting) terhadap hal-hal dalam masa pelaksanaan yang akan dilalui. Perkiraan dilakukan mengenai potensi-potensi dan prospek-prospek perkembangan, tetapi juga mengenai hambatan-hambatan dan resiko-resiko yang mungkin dihadapi. 
4. Dengan perencanaan dilakukan penyusunan skala prioritas. Memilih urutan-urutan dari segi pentingnya suatu tujuan, sasaran maupun jenis kegiatan usahanya.

Dalam mengembangkan persiapan mengajar, terlebih dahulu harus diketahui arti dan tujuannya, serta menguasai teoritis dan praktis unsur-unsur yang terdapat dalam persiapan mengajar. Kemampuan membuat persiapan mengajar merupakan langkah awal yang harus dimiliki oleh guru, dan sebagai muara dari segala pengetahuan teori, keterampilan dasar dan pemahaman yang mendalam tentang obyek belajar dan situasi pembelajaran. Dalam persiapan mengajar harus jelas kompetisi dasar yang akan dimiliki oleh peseta didik apa yang harus dipelajari, bagaimana mempelajarinya, serta bagaimana guru mengetahui bahwa peserta didik telah menguasai kompetisi tertentu.

Aspek-aspek tersebut merupakan unsur utama yang secara minimal ada dalam setiap persiapan mengjar sebagai pedoman guru dalam hal pentingnya perencanaan prangajaran. Hamzah. B Uno menegaskan bahwa hal itu perlu dilakukan agar tujuan untuk melakukan perbaikan pembelajaran dapat tercapai. Upaya perbaikan pembelajaran ini dilakukan dengan asumsi tersebut: 
1. Untuk memperbaiki kualitas pembelajaran perlu diawali dengan perencanaan pembelajarn yang diwujudkan dengan adanya desain pembelajaran; 
2. Untuk merancang suatu pembelajaran perlu menggunakan sistem; 
3. Untuk merencanakan suatu desain pembelajaran diacukan pada siswa secara perorangan; 
Pembelajaran yang dilakukan akan bermuara pada tercapainya tujuan pembelajaran, dalam hal ini aka nada tujuan langsung pembelajaran, dan tujuan pengiringnya dari pembelajaran; 
1. Sasaran akhir dari perencanaan desain pembelajaran adalah mudahnya siswa untuk belajar; 
2. Perencanaan pembelajaran harus melibatkan semua variabel pembelajaran; 
3. Inti dari desain pembelajaran yang dibuat adalah penetapan

Metode pembelajaran yang optimal untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan dari deskripsi diatas disimpulkan bahwa perencanaan pengajaran merupakan bagian yang sangat penting dalam proses pembelajaran, dan tentunya sangat menentukan tercapai tujuan pembelajaran itu sendiri. Perlunya menyiapkan rencana pembelajaran atau lesson plan sebenarnya sudah disadari oleh para guru, namun persoalannya adalah tingkat keperdulian para guru untuk menyajikan pengajaran yang baik dan sistematis, serta tingkat keahlian mereka pada disiplin keilmuan masing-masing yang belum memadai untuk dapat merancang suatu konsep pembelajaran.

PENUTUP
Perencanaan pengajaaran merupakan hal yang sangat penting dalam mensukseskan proses pembelajaran pada level dan bentuk pendidikan manapun bedasarkan dari hal tersebut dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut: Dalam dalam konteks pembelajaran perencanaan dapat diartikan sebagai proses penyusunan materi pelajaran, penggunaan media pengajaran penggunaan pendekatan atau metode pengajaran dalam suatu alokasi waktu yang dilaksanakan pada masa satu semester yang akan datang dalam rangka mencapai tujuan yang ditentukan. Ringkasanya perencanaan program pengajaran bagi pihak pendidik dan pengalaman belajar yang sistematis dan eektif bagi pihak peserta didik. Perencanaan dalam penyusunan program pengajaran harus sesuai dengan konsep pendidikan dan pengajaran yang dianut dalam kurikulum yang berlaku. Penyusunan perencanaan program pengajaran sebagai sebuah proses, disiplin, ilmu pengetahuan realitas, sistem dan teknologi pembelaran bertujuan agar pelaksanaan pengajaran berjalan lebih lancer dan hasilnya lebih baik.

By : Dwi

Berlangganan via Email