Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Cara Kita Belajar Bahasa Indonesia dengan Baik dan Benar?

Tentu, pada hakikatnya kita sudah melihat judul diatas dan terkadang meremehkan bahwa kita sudah bisa berbicara bahasa indonesia dengan baik dan benar. Dalam dunia pendidikan, kita pastinya bertemu dengan namanya pelajaran bahasa indonesia dan sangatlah dianggap mudah bagi semua siswa padahal menggunakan bahasa indonesia yang baik dan benar terdapat kaidah atau tata cara berbicara yakni sesuai dengan PUEBI (Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia) maupun dari KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia yang terdiri dari tata bahasa, pilihan kata, tanda baca, dan ejaan. Dari bacaan sebelumnya dapat kita simpulkan bahwa bahasa yang baik dan benar adalah bahasa yang tidak menyinggung lawan bicara agar tidak tejadi perselisihan sebagaimana kita harus mengerti  dan tiap kata-kata yang keluar adalah bagian dari sebuah kamus besar bahasa indonesia maupun EYD (Ejaan Yang Disempurnakan).

Bagaimana Cara Kita Belajar Bahasa Indonesia dengan Baik dan Benar?


Bagaimana berbicara bahasa Indonesia dengan baik dan benar?
Adapun tata cara berbicara bahasa indonesia yang baik dapat dilihat bagaimana kita bisa menyesuaikan bahasa kita dengan situasi dan kondisi. Sehingga kita bisa saling memahami satu sama lain dan tidak ada kesalah pahaman dengan yang lainnya. Contoh: presiden Joko Widodo merupakan sosok presiden republik indonesia sekarang tetapi beliau berasal dari Solo yang terdapat logat Jawa pastinya beliau harus bisa menyesuaikan dimana dan kapan beliau berbicara bahasa indonesia dan jawa pastinya pada pertemuan atau sedang berpidato didepan semua masyarakat indonesia yang bermacam-macam daerah dan mempunyai bahasa yang khas tersendiri. Maka dari itu presiden joko widodo pastinya akan menyesuaikan dan melihat bahwa beliau sedang berpidato di istana negara yang dilihat oleh jutaan masyarakat sehingga beliau harus berbicara bahasa indonesia yang baik dan benar agar bisa dipahami oleh banyak orang. Jika pak Joko Widodo berposisi di tempat asalnya yakni Solo pasti beliau akan berbicara dengan bahasa khas disana. 
Adapun menurut beberapa ahli tentang berbicara: 
1. Menurut Tarigan (1985) berbicara adalah kemampuan mengucapkan bunyi-bunyi artikulasi atau kata-kata untuk mengekspresikan, menyatakan, serta menyampaikan pikiran, gagasan dan pikiran.
2. Menurut Laksana (1982:25) berbicara adalah perbuatan yang menghasilkan bahasa untuk berkomunikasi, sebagai salah satu keterampilan dasar dalam berbahasa.
3. Badudu-Zain (1994-180) berbicara dengan kata-kata, berpidato, dan bercakap-cakap.

Mengapa kita menggunakan bahasa Indonesia?
Adapun anak zaman sekarang yakni zaman millenial banyak yang tidak menggunakan bahasa Indonesia sehingga jarang yang mau melestarikan bahasa Indonesia yang baik padahal bahasa indonesia merupakan bahasa nasional yang harus tetap bisa dilestarikan dan dipergunakan sehingga tetap abadi dan bisa dicintai banyak orang. Maka dari itu, siswa siswi diajarkan di sekolah tentang bahasa indonesia meskipun banyak siswa yang menyepelekan karena merasa bahasa indonesia merupakan bahasa yang mudah padahal semua itu harus membutuhkan kaidah yang baik dan benar juga penting untuk masa depan anak-anak agar bisa menjadi anak penerus bangsa maupun bisa mencintai bahasa kita yakni bahasa Indonesia.

Adapun bahasa baku pada saat ini dipergunakan sebagai alat komunikasi dari semua kalangan yang terjadi di semua kalangan masyarakat dan bahasa yang baku saat ini diabaikan  Dengan kerja keras suatu guru untuk menjadikan pendidikan di Indonesia apalagi berpacu dengan ajaran bahasa indonesia sangat diberi apresiasi terutama yang mengajarkan bahasa Indonesia karena beliaulah yang telah mengajarkan dan memberi ilmu tentang tata cara berbicara menulis ataupun yang lainnya sehingga kita faham dan mengerti. Karena itu yang diharapkan sekarang sebagai penerus bangsa bisa tetap mencintai dan melestarikan bahasanya sendiri dan mau menggunakan tatanan bahasa indonesia yang baik dan benar. Tetapi kita harus menyadari karena yang paling dominan untuk dibuat komunikasi yakni bahasa daerah masing-masing apabila terdapat logat bahasa indonesia bercampur dengan bahasa daerah mereka itu wajar.

Adapun bahasa indonesia tercipta dari bahasa melayu tetapi bahasa melayu dibagi juga menjadi 2 bagian:
1. Melayu pasar yakni Bahasa sehari-hari. Bahasa tersebut bisa kita gunakan kapan saja dan dimana saja sesuai yang kita ajak bicara. Biasanya tidak diharuskan sesuai kaidah PUEBI atau KBBI. Contoh bahasa terkini remaja yang digunakan pada saat chattingan atau pada teman sendiri tetapi kita juga harus mengerti pada saat berbicara dengan orang yang lebih tua pun harus lebih sopan dan tunduk.
2. Melayu tinggi yakni bahasa yang digunakan untuk strategi tinggi. Maksudnya bisa dikatakan merupakan bahasa yang digunakan pada saat tertentu. Terkadang digunakan pada saat rapat, berpidato ataupun acara formal.

Keterampilan berbahasa mempunyai banyak aspek yang meliputinya: berbicara, menulis, mendengarkan dan membaca. Semua itu sangat ada kaitannya dengan keterampilan berbahasa kita. Adapun 2 ragam bahasa berkomunikasi yakni bahasa lisan dan ragam tulis. Kedua-duanya sangatlah penting bagi kehidupan kita tetapi yang paling penting kita menggunakan bahasa lisan yang bisa membawa keuntungan bagi pendengar tersebut yakni apabila si pendengar tidak ada kejelasan terhadap apa yand dibicarakan sang pembicara kita dapat bertatap langsung untuk menanyakan ketidakjelasan tersebut apabila ragam tulisan hanya bisa ketahui dan cermati lewat sebuah kertas yang ada tulisan jika kita tidak memahami apa daya kita harus cermati sendiri.

Hal ini menunjukkan penggunaan ragam bahasa lisan yang sangatlah penting.
 Apa saja alasan bahasa lisan itu penting dalam komunikasi? 
1. Faktor kejelasan: karena pembicara menambahkan unsur lain berupa tekan dan gerak anggota badan agar pendengar mengerti dengan apa yang dikatakan oleh pembicara.
2. Faktor kecepatan: pembicara segera melihat reaksi pendengar terhadap apa yang dibicarakan.
3. Dapat disesuaikan dengan situasi, artinya meskipun kita dihadapkan dengan keadaan yang gelap ataupun situasinya tidak tepat setidaknya masih bisa berkomunikasi.
4. Faktor efisiensi, maksudnya bahasa lisan bisa kita pergunakan dengan secara singkat dan relatif membutuhkan tenaga yang sedikit, dibandingkan menggunakan ragam macam tulisan.

Apa saja fungsi berbahasa indonesia? 
1. Alat untuk menyampaikan ekspresi diri
2. Sebagai alat komunikasi
3. Alat mengadakan kontrol sosial
4. Alat mengadakan integrasi dan adaptasi sosial



DAFTAR PUSTAKA

Keraf,Gorys. Komposisi....., hal 4-9
http://repository.upi.edu. Tentang Berbicara Menurut Para Ahli. Diakses 28 Agustus 2019
https://aliseptiansyah.wordpress.com. Penggunaan Bahasa Indonesia Dengan Baik Dan Benar. Diakeses pada 28 Agustus 2019

By: Nur Latifah

Berlangganan via Email