Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Strategi Pembelajaran?

Pada era ini guru dituntut untuk menjadi guru yang profesional dalam berbagai bidang, salah satu guru yang professional adalah guru yang menguasai teknik penyampaian materi yang mendukung ativitas belajar.

Mengumpulkan strategi kehidupan


1. Pengertian strategi pembelajaran.
Dalam bahasa yunani strategi adalah suatu usaha untuk mencapai sebuah kemenangan didalam peperangan yang awalnya hanya digunakan di lingkungan militer. Banyak perbedaan mengenai arti strategi pembelajaran, akan tetapi secara meluas strategi dapat diartikan sebagai suatu cara penetapan aspek yang terkait dengan tercapainnya tujuan pembelajaran, termasuk perencanaan, pelaksanaan dan penilaian.

Pada dimensi perencanaan strategi pembelajaran yaitu desain yang memuat segala komponen pembelajaran secara utuh yang digunakan sebagai rencana dalam melakukan proses pembelajaran. Perlu kita ketahui bahwa strategi pembelajaran adalah sebuah alat interaksi di dalam proses pembelajaran. Strategi pembelajaran yangdigukan juga harus efektif sehingga dapat menimbulkan aktifitas belajar yang baik, sehingga tercapainya tujuan pembelajaran. Demi tercapainya tujuan pembelajaran kita dapat melakukan dengan sebuah metode, berikut macam macam metode yang dapat membantu agar tercapainya tujuan pembelajaran.

2. Macam – Macam Metode Pembelajaran
Banyak jenis dari metode pembelajaran dengan penyampaian dan bentuk dari versi yang berbeda. Pemilihan metode pembalajaran dapat disesuaikan dengan kondisi pembelajaran yang ada di dalam kelas. Setiap metode yang digunakan mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Maka dari itu seorang guru diharapkan untuk mnguasai berbagai jenis metode yang akan digunakan dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Berikut ini merupakan macam – macam metode yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran.
Metode Ceramah
Metode ceramah merupakan metodolgi yang penyampaian materi kepada peserta didik dengan menggunakan lisan. Metode ini cocok digunakan dalam proses pembelajaran dengan jumlah peserta didik yang begitu besar. Dengan menggunakan metode ini seorang guru akan lebih mudah dalam penyampaian materi kepada peserta didik, dan proses pembelajaran berjalan lebih efektif.

Namun kelemahan dalam penggunaan metode ceramah jika kondisi kelas tidak kondusif sorang guru akan kesusahan dalam menyampaikan materinya, karena menigingat jumlah peserta didik yang begitu banyak. Sorang guru juga sulit untuk mengetahui perkembangan dari tiap tiap muridnya, bahkan biasanya ada seorang peserta didik yang merasa tidak dapat memahami apa yang disampaikan oleh seorang guru tersebut.

Metode Diskusi
Metode diskusi merupakan metode pembelajaran mengenai pemecahan suatu masalah yang dilakukan oleh tiap-tiap kelompok yang sudah dibagi oleh beberapa peserta didik. Dalam penggunaan metode diskusi, praktik ini lebih mengutamakan pada interaksi pada tiap-tiap individu.  Dengan penggunaan metode diskusi, proses baljar mengajar di kelas lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Karena setiap peserta didik akan berpacu dalam permasalahan yang ia pecahkan. Metode diskusi juga melatih peserta didik untuk lebih bernai mengutarakan pendapatnya dan melatih untuh bermusywarah bersama. Namun kelemahan dari metode diskusi tidak semua peserta didik bisa aktif dalam diskusi, terkadang hanya beberapa peserta didik yang memang dianggap tanggap dan berani berbicara, sehingga peserta didik lainya terkadang juga merasa minder untuk berdiskusi.

Metode Tanya Jawab
Metode Tanya jawab merupakan metode yang dilakukan dengan interaksi antara guru dan peserta didik. Metode ini dilakukan dengan cara seorang guru melontarkan beberapa pertanyaan kepada beberpa siswa untuk mengetahui sejauh mana materi yang ia fahami, begitu pun sebaliknya jika ada peserta didik yang kurang faham, mereka bisa menanyakan langung kepada gurunya.

Metode Demostrasi
Metode demontrasi merupakan metode yang cara penyampaian materinya menggunakan beberapa alat dan bahan secara langung untuk memperjelas materi yang akan disampaikan kepada peserta didik. Penggunaan metode ini dirasa lebih memudahkan peserta didik dalam menangkap materi yang diberikan oleh seorang guru. Kelemahan dari metode ini adalah, alat atau bahan peraga yang biasanya tidak mudah untuk didapatkan, selain itu terkadang alat atau bahan terlalu kecil sehingga peserta didik harus melihat secara dekat untuk dapat mamahaminya.

Metode Latihan
Metode ini merupakan metode tahap akhir setelah seorang guru menyampaikan materi kepada peserta didik. Metode ini dikemas dalam bentuk soal-soal latihan yang berfungsi untuk melatih mental dari peserta didik untuk terbiasa dalam hal-hal tertentu. Selain ini seorang guru dapat mengetahui sejauh mana kemampuan peserta didik dalam menguasai materi yang telah disampaikan oleh guru tersebut.

3. Dasar Pemilihan Strategi Pembelajaran
Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran merupakan syarat bagi guru dalam memilih metode yang akan digunakan di dalam menyajikan materi pengajaran. Tujuan pembelajaran merupakan sasaran yang hendak dicapai pada akhir pengajaran, serta kemampuan yang harus dimiliki siswa.
Sasaran tersebut dapat terwujud dengan menggunakan metode-metode pembelajaran. Tujuan pembelajaran adalah kemampuan (kompetensi) atau keterampilan yang diharapkan dimiliki oleh siswa setelah mereka melakukan proses pembelajaran tertentu. Tujuan pembelajaran dapat menentukan suatu strategi yang harus digunakan guru. Misalnya, seorang guru Olahraga dan Kesehatan menetapkan tujuan pembelajaran agar siswa dapat mendemontrasikan cara menendang bola dengan baik dan benar.

Aktivitas dan Pengetahuan Awal Siswa
Belajar merupakan salah satu kewajiban bagi seorang siswa , oleh karena itu guru harus berperan agar siswa giat untuk belajar, guru juga tidak hanya mengarkan secara akademik saja akan tetapi juga mengajarkan secara psikis dan mental. Pada awal atau sebelum guru masuk ke kelas memberi materi pengajaran kepada siswa,jangan biasakan murid melupakan tugas tugasnya.apabila siswa tidak mempunyai konsep,prinsip, fakta atau juga mempunyai pengalaman maka kemungkinan mereka tidak bisa dipergunakan karena belum memenuhi metode yang bersifat belajar mandiri.

By : Marisa Dwi Hapsari

Berlangganan via Email