Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Menggunakan Strategi Pembelajaran?

Dalam dunia pendidikan istialah strategi pembelajaran bukanlah hal yang asing didengar. Karena sering digunakan dalam proses pembelajaran agar dapat memperoleh keberhasilan dalam mencapai tujuan belajar. Nah dari keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwa strategi pembelajaran memiliki peran penting dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu guru harus paham betul apa itu strategi pembelajar dan apa saja macam- macam strategi pembelajaran. Menurut Kemp (1995) strategi pembelajaran adalah suatu kegiatan yang harus dikerjakan oleh guru dan siswa agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efesien. Sedangkan menurut Sanjaya, Wina (2007) strategi menunjuk kepada karakteristik abstrak rentetan perbuatan guru-peserta didik di dalam peristiwa belajar-mengajar.

Cara menggunakan strategi pembelajaran


Gerlach dan Ely (1990) mengatakan bahwa Strategi merupakan cara-cara yang dipilih untuk menyampaikan metode pembelajaran dalam lingkungan pembelajaran tertentu. mereka juga menguraikan dari prnjelasannya bahwa strategi pembelajaran dimaksudkan meliputi sifat, lingkup, dan urutan kegiatan pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman belajar kepada peserta didik. Secara umum strategi pembelajaran di artikan sebagai rencana untuk mengambil sebuah tindakan dalam proses pembelajaran agar dapat memperoleh keberhasilan dalam pencapaian tujuan belajar.

Dari pengertian yang diuraikan dapat dikatakan bahwasannya strategi pembelajaran sangatlah penting dalam proses pembelajaran. Oleh karena itu guru perlu memperhatikan strategi pembelajaran yang di dibagi menjadi beberapa macam. Menurut Sanjaya (2007 : 177-286), terdapat beberapa macam strategi pembelajaran yang harus dipahami dan di aplikasikan oleh seorang guru, berikut ini macam-macam strategi pembelajaran :
1. Strategi Pembelajaran Ekspositori (SPE)
2. Strategi Pembelajaran Inkuiri (SPI)
3. Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah (SPBM)
4. Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB)
5. Strategi Pembelajaran Kooperatif (SPK)
6. Strategi Pembelajaran Kontekstual (CTL)
7. Strategi Pembelajaran Afektif (SPA)

Sedangkan menurut W. Gulo (2008 :11-12) strategi pembelajaran dibagi menjadi beberapa jenis tergantung dari segi pengelompokannya . strategi pembelajaran yang pengelompokannya dilihat dari komponen yang mendapat tekanan dalam program pengajarannya, seperti:

1. Strategi Pembelajaran Langsung (Direct Instruction)
Strategi pembelajaran Ini adalah jenis strategi pembelajaran dengan kadar memiliki pusat kepada guru yang paling tinggi, strategi ini memiliki banyak kelemahan karena siswa banyak bergantung pada guru sehingga menjadikan siswa kurang aktif dalam proses pembelajaran. Meski demikian strategi ini seringkali dipakai. Contoh strategi pembelajaran langsung antara lain: Suatu ceramah, pertanyaan dedaktik, pengajaran eksplisit dan latihan, dan juga demonstrasi.

2. Strategi Pembelajaran Tidak Langsung (Indirect Instruction)
Strategi Pembelajaran Ini adalah jenis strategi pembelajaran yang menggambarkan terdapat bentuk terlibatnya siswa yang paling tinggi karena guru memiliki peran sebagai penyelidikan, penggambaran inferensi data dan pembentukan hipotesis. Contoh strategi pembelajaran tidak langsung antara lain: presentasi.

3. Strategi Pembelajaran Interaktif (Interactive Instruction)
Strategi Pembelajaran Ini adalah jenis strategi pembelajaran yang mengarah kepada bentuk diskusi dan saling berbagi antara siswa. Strategi pembelajaran ini hampir mirip dengan strategi pembelajaran tidak langsung hanya saja dalam strategi interaktif ini terdapat keterlibatan dari siswa lain. Contoh tugas kelompok, dan diskusi antar siswa.

4. Strategi Pembelajaran Melalui Pengalaman
Strategi belajar ini adalah jenis strategi pembelajaran yang menggunakan metode induktif yang mengarah pada pusat siswa dan juga orientasinya pada suatu kegiatan.

5. Strategi Pembelajaran Mandiri
Strategi belajar ini adalah jenis strategi yang bertujuan untuk membangun dan mengembangkan inisiatif perseorangan, kemandirian dan juga peningkatan kualitas diri. Dalam strategi pembelajaran ini siswa benar-benar dituntut untuk terus berinovasi, berikut contoh dari strategi ini adalah tugas mandiri. sedangkan strategi pembelajaran yang pengelompokannya dilihat dari pengelolahan materi yang akan disampaikan, seperti:

1. Strategi Pembelajaran Ekspositori (SPE)
Strategi pembelajaran ekspositori adalah strategi pembelajaran yang menekankan kepada proses penyampaian materi secara verbal dari seorang guru kepada sekelompok siswa. dalam strategi ini guru mengelolah atau mempelajari materi hingga tuntas sehingga siswa hanya menerima materi tersebut. Strategi ini dapat diaplikasikan melalui metode ceramah.

2. Strategi Pembelajaran Inkuiri (SPI)
Strategi pembelajaran inkuiri adalah suatu kegiatan pembelajaran yang menekankan siswa untuk berfikir secara kritis strategi ini dapat dilakukan dengan cara Tanya jawab guru dan siswa. karena strategi ini merupakan bentuk pendekatan yang berorientasi ada siswa.

3. Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah (SPMB)
Strategi pembelajaran berbasis masalah adalah rangkaian kegiatan pembelajaran yang mengarah pada proses penyelesaian masalah. Strategi pembelajaran ini bertujuan untuk memberikan latihan pada siswa agar dapat dengan mudah menyelesaikan masalah.

4. Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir (SPPKB)
Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir adalah suatu proses pembelajaran yang dimana cara penyajian materinya tidak disajikan begitu saja akan tetapi perlu adanya bimbingan untuk mengasah kemampuan siswa.

5. Strategi Pembelajaran Kooperatif (SPK)
Strategi Pembelajaran Kooperatif adalah strategi pembelajaran kelompok untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditargetkan. Dalam strategi ini menggunakan sistem penilaian kelompok sehingga setiap kelompok yang berprestasi akan mendapatkan reward.

6. Strategi Pembelajaran Kontekstual (CTL)
Strategi Pembelajaran Kontekstual adalah konsep belajar dengan mengaitkan situasi dunia nyata dengan materi pembelajaran dan menerapkannya dalam kehiduan sehari- hari.

7. Strategi Pembelajaran Afektif (SPA)
Strategi Pembelajaran Afektif adalah strategi pembelajaran yang menyangkut tentang kesadaran moral seseorang yang tumbuh dari diri sendiri. Dalam strategi ini penilaiannya membutuhkan ketelitian dan observasi secara terus menerus sehingga penilaian dapat disampaikan secara baik dan benar. Dari macam-macam strategi pembelajaran tersebut guru dapat memilih strategi yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. Pemilihan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan situasi dan kondisi siswa, media yang ada, dan juga kondisi lingkungan atau sekolah. Demikian artikel mengenai strategi pembelajaran dan macam-macamnya yang disertai penjelasannya, semoga dapat bermanfaat dan menjadi tambahan ilmu pengetahuan untuk para pembaca yang khususnya untuk tenaga pendidik atau guru.

By : Nur Lailatu Nadifa

Berlangganan via Email