Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Strategi Pembelajaran Ekspositori?

Strategi pembelajaran ekspositori adalah strategi pembelajaran yang mengutamakan strategi yang berentuk penyampaian guru terhadap siswa secara verbal, yang bertujuan agar siswa meguasai pelajaran secara optimal. Guru yang harus bisa mengoptimalkan strategi pembelajaran ekspositori itu secara optimal kepada siswa, karena jika bukan guru yang mengoptimalkan, siswa tidak akan menerima pembelajaran secara baik. Guru biasanya memberikan pelajarannya di kelas-kelas yang bermulai di kelas-kelas, dan sekolah-sekolah. Dibawah ini termasuk prinsip-prinsip Strategi Pembelajaran Ekspositori:
1. Berorientasi pada tujuan.
2. Prinsip komunikasi.
3. Prinsip berkelanjutan.

Srategi pembelajaran ekspositori


Diatas merupakan prinsip-prinsip Strategi Pembelajaran dengan Ekspositori. Karena dengan menggunakan strategi ekspositori siswa bisa optimal dalam menguasai matei tersebut. Karena dengan pembelajaran ekspositori guru mengolah tuntas pesan tersebu, selanjutnya siswa dituntut untuk emnguasai materi tersebut. Ada beberapa macam karakteristik dalam pembelajaran ekspositori antara lain: 1. Guru menyampaikan materi secara lisan yang sering disebut dengan ceramah, 2. Didalam materi tersebut guru memberikan pelajaran yang berupa konsep dan fakta sehingga siswa tinggal menerima dan memahaminya, 3. Tujuan utama strategi pembelajaran ini adalah agar siswa memahami materi yang disampaikan oleh guru.

Melalui strategi ini guru dapat menyampaikan materi kepada siswanya secara terstruktur dan lebih jelas agar siswa dapat mudah menerima dan memahami materi apa yang disampaikan oleh gurunya, dan siswa dapat mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Tujuan utama digunakan strategi pembelajaran ini, yaitu siswa dapat mengembangkan kemampuan intelektual, kemampuan personal, dan kemampuan sosial. Prosedur pelaksanaan Strategi Pembelajaran Ekspositori. Dalam prosedur ini sebelum pada pelaksanaan strategi pembelajaran, guru harus mengetahui dan melaksanakan strategi pembelajaran ekspositori ini:
1. Ada beberapa hal yang harus dipahami guru, sebelum melakukan strategi pembelajaran ekspositori ini, yakni:

• Merumuskan tujuan yang akan dicapai, itu adalah konsep utama yang harus dipersiapkan oleh guru. Tujuan yang ingin dicapai sebaiknya dirumuskan dalam bentuk perubahan tingkah laku yang spesifik, dapat memperjelas ke arah yang ikin dicapai. Melalui tujuan yang jelas ini dapat membimbing siswa dalam menyimak materi pembelajaran  dan juga akan mengetahui efektivitas dan efesiensi penggunaan strategi ini.

• Menguasai materi dengan baik merupakan syarat yang harus dan wajib digunakan dalam strategi pembelajaran ini. Dengan adanya penguasaan materi yang sempurna guru akan percaya diri terhadap apa yang disampaikannya terhadap siswanya, guru akan bebas bergerak, berani meatap siswa, dan lebih luas untuk bisa menguasai kelas tersebut. Sebaliknya, jika guru tidak menguasai materi dalam strategi ini, ia akan kurang percaya diri dalam menyampaikan materi pelajaran yang akan disampaikan. Beberapa cara agar guru dapat menguasai materi pelajaran, yakni: Guru harus mempelajari sumber-sumber belajar yang terpercaya, memikirkan masala-masalah yang akan muncul, dan buatlah garis besar materi yang akan disampaikan.

2. Prosedur Pelaksanaan
Langkah-langkah penerapan dalam strategi pembelajaran ekspositori:

• Persiapan merupakan langkah yang paling dalam menerapkan strategi pembelajaran ini. Tahap persiapan terkait dengan mempersiapkan siswa untuk menerima pelajaran, tujuannya yaitu membangkitkan motivasi dan minat siswa untuk belajar, merangsang dan menggugah rasa ingin tahu siswa.

• Penyajian merupakan langkah penyampaian materi pelajaran sesuai dengan persiapan yang telah dilakukan. Dalam penyajian itu guru diahruskan untuk bagaimana agar siswa menerima dan memudahkan siswa agar menangkap materi pembelajaran ini dengan baik, dan dapat dipahami oleh siswa. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam penyampaian penyajian yaitu: Dengan memperhatikan bahasa, karena bahasa adalah aspek yang sangat berpengaruh untuk keberhasilan presentasi, bahasa yang sebaiknya digunakan yaitu bahasa yang komunikatif dan dapat dipahami. Dalam penggunaan bahasa guru harus memperhatikan tingkat perkembangan siswa.

• Menghubungkan. Kolerasi adalah lagkah menghubungkan materi pelajaran dengan pengalaman siswa dapat menangkap keterkaitannya dalam struktur pengetahuan yang telah dimilikinnya. Langkah kolerasi dilakukan untuk memberikan makna terhadap materi pelajaran, baik makna untuk memperbaiki struktur pengetahuan yang telah dimiliki siswa maupun makna untuk meningkatkan kualitas kemampuan berfikir dan kemampuan motorik siswa.

• Menyimpulkan adalah tahapan untuk memhamai inti dari materi pelajaran yang telah disajikan. Langkah ini termasuk langkah inti yng tujuannya agar siswa dapat mengambil inti dari pembelajaran yang berlangsung.

• Penerapan adalah langkah utama untuk siswa setelah mendengarkan dan menyimak guru. Langkah ini merupakan langkah yang paling pebting dalam strategi pembelajaran ekspositori, sebab melalui langkah ini guru akan mengumpulkan informasi tentang penguasaan dan pemahaman materi pelajaran terhadap siswa.

Adapun kelemahan dan kelebihan dari pembelajaran ekspositori ini yaitu diantarannya: Kelemahan dari pembelajaran ini hanya untuk siswa yang mempunyai kemampuan mendengar dan menyimak dengan baik, karena jika siswa tidak memiliki kemampuan itu, sangat susah untuk siswa menerima pembelajaran itu dengan optimal. Dan strategi ini lebih banyak mekankan dalam segi ceramah, sehingga sangat sulit untuk mengembangkan kemampuan siswa dalam hal kemampuan bersosialisasi serta kemampuan kritis. Dan kelebihan dari strategi pembelajaran ini sangat efektif apabila materi pembelajaran yang dikuasai siswa cukup luas, sementara itu waktu yang dimiliki sangat terbatas untuk digunakan belajar. Kelebihan yang lain adalah dapat digunakan untuk jumlah siswa yang lebih banyak dan ukuran kelas yang besar.

Dari uraian diatas disimpulkan bahwa strategi pembelajaran ini dilakukan metode melalui ceramah, maka dari itu sebelum guru menyampaikan materi kepada siswa, guru harus benar-benar mengonsep tujuan pembelajaran tersebut, agar guru lebih menguasai dan lebih pede dalam menyampaikan materi kepada siswa-Nya. 

By: Siti Maesaroh

Berlangganan via Email