Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Problematika Siswa Ramai Pada Saat KBM Berlangsung

Problematika Siswa Ramai Pada Saat KBM Berlangsung

Setiap siswa memiliki kadar keaktifan yang berbeda, Banyak diantara guru mengeluh karena kebanyakan siswa ramai sendiri dan mengobrol bersama teman-teman sebayanya dan tidak banyak juga siswa yang mengganggu atau jail kepada teman-teman sebayanya dan berjalan berkeliling kelas. Kebanyakan siswa jenuh dan bosan ketika berada di ruang kelas dan tentu saja membuat suasana kelas kurang kondusif dan kegitan belajar mengajar kurang maksimal dan kurang memadai.

Seharusnya guru sebagai sang fasilitator bisa menciptakan suasana kelas dan pembelajaran yang nyaman dan kondusif, akan tetapi masih banyak kendala-kendala yang biasanya sering terjadi di lingkungan kegiatan belajar mengajar. Menurut dari berbagai sumber di media dan pengamatan serta pengalaman dari penulis, banyak faktor-faktor yang mempengaruhi masalah tersebut, diantaranya 

1. Kurang adanya lingkungan yang menginspirasi
Seperti lingkungan kelas yang pencahayaannya kurang terang,udaranya yang panas, ruang kelas yang sempit serta kurang cerahnya dinding ruang kelas sehingga siswa cenderung bosan dan jenuh kemudian timbullah rasa ramai dan gaduh. Jadi, lingkungan sangat berpengaruh besar terhadap perilaku individu, termasuk juga dengan lingkungan kelas. Oleh karena itu ligkungan kelas harus memiliki pengaruh positif terhadap siswa. Agar semangat belajar siswa tumbuh dan siswa nyaman belajar di ruang kelas yang bersih, nyaman, pencahayaannya cukup, warna tembok cerah, fentilasi udara cukup dan adanya berbagai poster atau gambar seprti tokoh-tokoh inspiratif, alat peraga pembelajaran dan juga hasil karya-karya siswa.

2. Kurangnya proses belajar yang efektif dan menyenangkan 
Suasana hati siswa juga dipengaruhi dengan suasana belajar di kelas, dengan demikian proses berjalan dengan menyenangkan , maka motivasi belajar siswa otomatis meningkat. Untuk menciptakan proses yang menyenangkan, teknik penilaianpun harus disiapkan secara variatif. Pendidik harus bisa menciptakan pembelajaran yang menarik, menyenangkan dan peserta didik dapat menangkap pembelajaran, dengan demikian kesempatan siswa untuk ramai dan gaduh di kelas bisa diminimalisir.

3. Kurangnya suasana kelas yang menantang
Pada umumnya, setiap individu akan merasa bangga jika memiliki sesuatu yang lebih dibanding orang lain, seperti lebih pandai , lebih berhasil, lebih baik ataupun yang lain dan begitupun sebaliknya ketika seseorang merasa lebih bodoh, paling malas, selalu gagal atau lainnya disaat itulah naluri seorang manusia untuk berkompetensi. Dan sebagai pendidik harus menyiapkan beberapa strategi dan metode yang baik dan sesuai agar pembelajaran dapat berlansung dengan baik dan efisien dan kesempatan siswa untuk ramai dan gaduh sendiri lebih bisa di minimalisir. 

4. Kurangnya sumber belajar dan media pembelajaran di kelas maupun di ruang kelas. 
Seperti kurangnya buku cetak, kurangnya media pembelajaran visual ataupun audio visual karena terkendala oleh fasilitas sekolah atau madrasah yang kurang memadai jadi siswa cenderung akan ramai sendiri dan memilih untuk berkeliling kelas. Jadi guru harus menyiapkan media, belajar ataupun alat peraga yang bisa digunakan agar siswa antusias menyimak penjelasan guru dan siswa tidak ada kesempatan siswa untuk ramai dan gaduh sendiri.

5. Suasana kelas yang kurang mendukung
Ketika suasana ruang kelas yang kurang mendukung maka siswa akan kurang nyaman dengan pelajaran yang sedang diberlangsungkan, banyak juga siswa yang kurang faham dengan mata pelajaran  tersebut dan juga  peran guru sebagai pemegang kendali di kelas kurang menguasai kurang menguasai sehingga siswa cenderung  mengajak siswa lain untuk ramai.

6. Kurang  menyukai dan kurang minat terhadap mata pelajaran yang sedang dibahas.
Setiap siswa mempunyai mata pelajaran yang disukai atau diminati, dan kita sebagai pendidik harus menguasai metode dan strategi agar tercapainya suatu tujuan pembelajaran.

7. Kurang tepatnya strategi dan metode pembelajaran yang digunakan oleh pendidik. 
Pendidik harus mmempersiapkan dan merencanakan berbagai metode dan strategi yang teapt agar proses belajar mengajar di kelas bisa efektif, efisien dan tercapainya tujuan pembelajaran.
  
8. Kurang meguasainya guru terhadap materi pembelajaran dan kondisi ruang kelas. 
Sebelum guru masuk kelas, guru harus menguasai materi pembelajaran agar guru dapat menguasai siswa dan siswa pun faham dengan apa yang disampaikan guru, sebisa mungkin guru harus mengaktifkan siswa di kelas sehingga siswa tidak ada kesempatan untuk ramai dan berbuat gaduh sendiri. 


By: Jamalatul Muna

Berlangganan via Email