Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BAGAIMANA CARA MENERAPKAN STRATEGI PEMBELAJARAN?

BAGAIMANA CARA MENERAPKAN STRATEGI PEMBELAJARAN?

Hai rekan rekanita yang berbahagia, disini kita akan membahas tentang strategi pembelajaran serta metode-metodenya. Strategi pembelajaran adalah cara-cara yang akan dipilih dan digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi pembelajaran yang bertujuan untuk memudahkan murid menerima dan memahami materi pembelajaran, yang pada akhirnya tujuan pembelajaran untuk murid dapat dikuasai di akhir kegiatan belajar. Dalam metode pembelajaran kita akan mengenal suatu strategi pembelajaran yang berisi tentang metode-metode pembelajaran. Strategi pembelajaran di bagi menjadi 8 macam: 
1. Strategi Ekspositori
2. Strategi Inquiry
3. Strategi Pembelajaran Inkuiri Sosial
4. Contextual Teaching Learning
5. Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah
6. Strategi Pembelajaran Peningkatan Kemampuan Berpikir
7. Strategi Pembelajaran Kooperatif/ Kelompok
8. Strategi Pembelajaran Afektif

Kita akan membahas strategi pembelajaran tersebut satu persatu dengan macam-macam metodenya. 
1. Strategi Ekspositori
Strategi pembelajaran yang berorientasi kepada guru, dikatakan demikian sebab dalam strategi ini guru memegang peranan yang sangat penting atau dominan.dan lebih menekankan kepada proses penyampaian materi secara verbal dari seorang guru kepada sekelompok siswa dengan maksud agar siswa dapat menguasai materi pelajaran secara optimal.
Dalam sistem ini guru menyajikan dalam bentuk yang telah dipersiapkan secara rapi, sistematik, dan lengkap sehingga anak didik tinggal menyimak dan mencernanya saja secara tertib dan teratur.
Metode pembelajaran yang tepat menggambarkan strategi ini, diantaranya :
a.       Metode ceramah
b.      Metode demonstrasi
c.       Metode sosiodrama

2.  Strategi Inquiry
Rangkaian kegiatan pembelajaran yang menekankan pada proses berfikir secara kritis dan analitis untuk mencari dan menemukan sendiri jawabannya dari suatu masalah yang ditanyakan.
Ada beberapa hal yang menjadi utama strategi pembelajaran inquiry:
a)    Menekankan kepada aktifitas siswa secara maksimal 
b)    Jika bahan pelajaran yang akan diajarkan tidak berbentuk atau konsep yang sudah jadi
c)    Jika proses pembelajaran berangkat dari rasa ingin tahu siswa terhadap sesuatu.
d)  Jika guru akan mengajar pada sekelompok siswa rata-rata memiliki kemauan dan kemampuan berpikir, strategi ini akan kurang berhasil diterapkan kepada siswa yang kurang memiliki kemampuan untuk berpikir.
e)  Jika jumlah siswa yang belajar tak terlalu banyak sehingga bisa dikendalikan oleh guru.
f)  Jika guru memiliki waktu yang cukup untuk menggunakan pendekatan yang berpusat pada siswa

SPI merupakan strategi yang menekankan kepada pembangunan intelektual anak. Perkembangan mental (intelektual) itu menurut Piaget dipengaruhi oleh 4 faktor, yaitu maturation, physical experience, social experience, dan equilibration.
Strategi ini menggunakan beberapa metode yang relevan, diantaranya :
a.       Metode diskusi
b.      Metode pemberian tugas
c.       Metode eksperimen
d.      Metode tanya jawab

3.  Strategi Pembelajaran Inkuiri Sosial
Kegiatan belajar yang melibatkan secara maksimal seluruh kemampuan siswa untuk mencari dan menyelidiki secara sistematis, kritis, logis, analitis, sehingga mereka dapat merumuskan sendiri penemuannya dengan penuh percaya diri.
Strategi ini menggunakan beberapa metode pembelajaran yang relevan, diantaranya :
a.       Metode eksperimen
b.      Metode tugas atau resitasi
c.       Metode latihan
d.      Metode karya wisata

4.  Contextual Teaching Learning
Konsep belajar yang membantu guru mengaitkan antara materi pembelajaran dengan situasi dunia nyata siswa, dan mendorong siswa membuat hubungan antara pengetahuan yang dimilikinya dengan penerapannya dalam kehidupan mereka sehari-hari.
Karakteristik pembelajaran kontekstual:
1)      Pembelajaran dilaksanakan dalam konteks autentik
2)      Pembelajaran memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengerjakan tugas-tugas yang bermakna (meaningful learning).
3)      Pembelajaran dilaksanakan dengan memberikan pengalaman bermakna kepada siswa (learning by doing).
4)      Pembelajaran dilaksanakan melalui kerja kelompok, berdiskusi, saling mngoreksi antar teman (learning in a group).
5)      Pembelajaran memberikan kesempatan untuk menciptakan rasa kebersamaan, bekerja sama, dan saling memahami antara satu dengan yang lain secara mendalam (learning to know each other deeply).
6)      Pemebelajaran dilaksanakan secara aktif, kreatif, produktif, dan mementingkan kerja sama (learning to ask, to inquiry, to work together).
7)      Pembelajaran dilaksanakan dalam situasi yang menyenangkan(learning ask an enjoy activity).
Metode pembelajaran yang tepat menggambarkan strategi ini, diantaranya :
a.       Metode demonstrasi
b.      Metode sosiodrama

5. Strategi Pembelajaran Berbasis Masalah
Pembelajaran berbasis masalah dapat diartikan sebagai rangkaian aktivitas pembelajaran yang menekankan kepada proses penyelesaian masalah yang dihadapi secara ilmiah.
Metode pembelajaran yang tepat menggambarkan strategi ini, diantaranya :
a.       Metode problem solving
b.      Metode diskusi
  Pembelajaran yang menekankan kepada kemampuan berpikir siswa. Dalam pembelajaran ini materi pelajaran tidak disajikan begitu saja kepada siswa, akan tetapi siswa dibimbing untuk proses menemukan sendiri konsep yang harus dikuasai melalui proses dialogis yang terus menerus dengan memanfaatkan pengalaman siswa.
Model strategi pembelajaran peningkatan kemampuan berpikir adalah model pembelajaran yang bertumpu kepada pengembangan kemampuan berpikir siswa melalui telaahan fakta-fakta atau pengalaman anak sebagai bahan untuk memecahkan masalah yang diajarkan
Strategi ini menggunakan beberapa metode pembelajaran yang relevan, diantaranya :
a.       Metode diskusi
b.      Metode tanya jawab
c.       Metode eksperimen

7. Strategi Pembelajaran Kooperatif/ Kelompok  
Model pembelajaran kelompok adalah rangkaian kegiatan belajar yang dilakukan oleh siswa dalam kelompok-kelompok tertentu untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan.Strategi pembelajaran kooperatif merupakan model pembelajaran dengan menggunakan sistem pengelompokan/tim kecil, yaitu antara empat sampai enam orang yang mempunyai latar belakang kemampuan akademik, jenis kelamin, ras, atau suku yang berbeda (heterogen), sistem penilaian dilakukan terhadap kelompok. Setiap kelompok akan memperoleh penghargaan (reward), jika kelompok tersebut menunjukkan prestasi yang dipersyaratkan.
Strategi ini menggunakan beberapa metode pembelajaran yang relevan, diantaranya :
a.       Metode diskusi
b.      Metode karya wisata
c.       Metode eksperimen
d.      Metode tugas atau resitasi

8. Strategi Pembelajaran Afektif
Strategi pembelajaran afektif memang berbeda dengan strategi pembelajaran kognitif dan keterampilan. Afektif berhubungan dengan nilai (value) yang sulit diukur karena menyangkut kesadaran seseorang yang tumbuh dari dalam diri siswa. Dalam batas tertentu, afeksi dapat muncul dalam kejadian behavioral. Akan tetapi, penilaiannya untuk sampai pada kesimpulan yang bisa dipertanggungjawabkan membutuhkan ketelitian dan observasi yang terus menerus, dan hal ini tidaklah mudah untuk dilakukan.


Strategi ini menggunakan beberapa metode pembelajaran yang relevan, diantaranya :
a.      Metode tugas atau resitasi
b.      Metode latihan
Terimah kasih telah membaca artikel yang kami buat, semoga artikel ini bermanfaat dan berguna untuk di gunakan sebagai strategi dan metode-metode penbelajaran. Sekian terima kasih

Berlangganan via Email