Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tujuan dan Fungsi Evaluasi Pembelajaran Anak Usia Dini

Evaluasi bertujuan untuk mengetahui ketercapaian pertumbuhan dan perkembangan yang telah ditetapkan dalam rancangan kegiatan pelaksanaan program. Berikut ini tujuan evaluasi pembelajaran pendidikan anak usia dini:


a) Untuk mengetahui aspek fisik ada berbagai aspek perkembangan anak secara individual, yang meliputi aspek fisik motorik, kognitif, bahasa, sosial emosional, dan sebagainya serta memberikan informasi perkembangan anak secara spesifik.

b) Untuk diagnosa adanya hambatan perkembangan yang dimana tentang identifikasi penyebab masalah belajar pada anak.

c) Membantu guru untuk menetapkan tujuan dan merencanakan program.

d) Untuk memberikan tempat dan program yang tepat untuk anak, dalam hal ini untuk mengetahui apakah anak membutuhkan pelayanan khusus.

e) Untuk membuat perencanaan program (curriculum planning). Dalam hal ini, evaluasi digunakan untuk menentukan kemajuan anak dalam mencapai tujuan program. Selain itu evaluasi juga bertujuan untuk memodifikasi kurikulum, menentukan metodologi, dan memberikan umpan balik (feed back).

f) Untuk mengidentifikasi dan memperbaiki masalah perkembangan pada anak.


Menurut Muhammad Fadlillah fungsi evaluasi pembelajaran anak usia dini adalah sebagai berikut:

a) Memberikan umpan balik kepada guru untuk memperbaiki rancangan kegiatan pelaksanaan program, agar program tetap berjalan dnegan lancar.

b) Memberikan informasi kepada orang tua tentang ketercapaian pertumbuhan dan perkembangan anaknya agar dapat memperbaiki, meningkatkan bimbingan dan motivasi serta sebagai bentuk penanggung jawaban lembaga.

c) Memeberikan bahan pertimbangan bagi guru untuk melakukan kegiatan terhadap anak agar fisik maupun psikisnya dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

d) Memberikan informasi kepada orang tua untuk melakukan pendidikan yang sesuai dan terpadu dalam proses pembelajaran di PAUD.

e) Sebagai bahan pertimbangan untuk melakukan sebuah kegiatan bimbingan terhadap anak sehingga mereka dapat berkembang secara optimal atau secara yang diharapkan.

f) Mengetahui tingkat perkembangan fisik dan mental seorang anak.

g) Mengetahui hambatan-hambatan dan kesukaran yang dialami anak dalam kegiatan belajar mengajar.

h) Menilai tingkat keterampilan dan pengetahuan anak.

i) Memberikan bahan masukan bagi berbagai pihak dalam rangka pembinaan selanjutnya terhadap anak, khusunya pada jenjang pendidikan selanjutnya.

j) Sumber data atau masukan bagi kegiatan belajar mengajar selanjutnya.