Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Menggunakan Media Pembelajaran Corong Berhitung?

Pada era dulu dan sekarang, sering dijumpai ataupun mendengar bahwa pelajaran matematika dianggap sulit, horor, dan menakutkan bagi sebagian besar siswa maupun siswa apalagi siswa SD sendiri. Mereka menganggap mpelajaran matematika seperti itu karena adanya rumus-rumus matematika yang sulit dipahami dengan sekali dijelaskan. Guru matematika identk dengan guru yang galak bila perempuan dan botak bila laki-laki, itu pula yang menjadi faktor kejamnya pelajaran matematika itu sendiri. Oleh karena itu siswa sangat malas dan bosan saat pelajaran matematika, mereka lebih memilih keluar kelas dari pada harus berada dalam kelas saat pelajaran berlangsung.

Media Pembelajaran


Maka dari itu guru menciptakan perubahan baru dengan cara menciptakan sesuatu yang menarik untuk pembelajaran. Berubahan tersebut adalah menciptakan media pembelajaran, yang bertujuan untuk membuat siswa tertarik dalam pelajaran khususnya matematika. Guru juga harus pintar dalam memilih media yang akan digunakan saat pembelajaran, jika guru salah pilih media maka siswa tidak akan faham tentang apa yang diharapkan oleh guru tersebut. Media yang dipilih oleh guru berfungsi sebagai perantara untuk menyalurkan informasi atau pesan atau ilmu dengan mudah dan cepat dipahami oleh siswa. Dengan adanya media ini diharapkan siswa lebih bersemangat lagi dalam mengikuti pembelajaran dan merasa senang saat pembelajaran.

Ada banyak sekali materi pada matematika seperti operasi hitung yang melibatkan penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian.Pada materi saat ini yang diambil oleh guru adalah materi perkalian, dimana materi perkalian ini akan melibatkan penjumlahan juga. oleh karena itu media yang tepat dengan materi tersebut adalah media corong berhitung. Media corong berhitung ini tepat untuk materi perkalian karena akan mengajarkan bagaimana caranya menghitung perkalian berulang dengan media ini.

Media corong berhitung adalah salah satu media pembelajaran yang digunakan untuk  mengenakan perkalian sebagai penjumlahan berulang dengan menggunakan corong dan biji-bijian atau benda konkrit. Media ini bahanya mudah didapat dan mudah dibuatnya. Hanya membutuhkan bahan-bahan bekas saja sudah bisa membuat media corong berhitung ini. Media ini digunakan oleh guru karena mudah, praktis, dan juga melibatkan siswa secara langsung dalam pembelajaran. Siswa akan merasa senang dan juga fokus dalam pembelajaran di dalam kelas.

Media corong berhitung digunakan dalam penerapan materi perkalian,  sebenarnya bukan hanya perkalian saja tetapi banyak sekali materi matematika yang dapat di terapkan dalam media corong berhitung itu,  seperti penjumlahan,  pengurangan,  pembagian dan perkalian itu sendiri.  Media corong berhitung juga dapat digunakan untuk penerapan materi kpk dan fpb. Media coring berhitung ini digunakan atau dipilih karena mudah didapat dan mudah untuk dibuat.

Guru memakai media tersebut karena media tersebut cocok untuk mengajarkan kepada siswa tentang perkalian, karena perkalian itu adalah penjumlahan berulang. Dalam media tersebut memberikan konsep tersebut,  dan siswa mudah menerapkan dan mempraktekkan dengan mudah dan cepat memahami bagaimana penjumlahan berulang itu. Media corong berhitung ini digunakan karena mudah akan penggunaannya dan media ini dapat menarik perhatian siswa.

Media ini mempunya kelebihan dan kekurangan pastinya. Kelebihan dari media ini adalah memberikan penanaman konsep yang lebih konkret kepada peserta didik tentang arti perkalian sebagai penjumlahan berulang. Membuat peserta didik lancar menentukan hasil operasi perkalian. Memperkenalkan kepada peserta didik tentang kekayaan alam yang ada di daerahnya. Dan kekurangan dari media ini adalah cukup banyak bagian yang perlu dibuat sehingga memerlukan waktu yang cukup lama. Pemilihan bahan yang tidak benar akan membuat media tidak tahan lama.

By : Maulidya Kusdiana Wulandari

Berlangganan via Email