Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Apa Itu Model, Metode, Pendekatan, dan Teknik atau Taktik

Istilah “strategi” pada awalnya hanya digunakan dalam dunia militer, yang diartikan sebagai cara komandan untuk menuyusun taktik agar memperoleh kemenangan. Namun, dengan berjalannya waktu, istilah “strategi” diadobsi ke dalam dunia pendidikan yang diartikan sebagai cara atau rencana-rencana yang digunakan oleh guru (sebagai pengajar) kepada peserta didiknya untuk mewujudkan tujuan pendidikan. Tujuan pendidikan yang diharapkan adalah peserta didik mampu memahami dan menerapkan materi pembelajaran dalam kegiatan sehari-hari, baik di sekolah maupun di rumah. Untuk dapat mencapai tujuan tersebut dibutuhkan strategi yang cocok bagi peserta didik, karena setiap latar belakang peserta didik berbeda-beda. Strategi yang cocok bisa disesuaikan dengan keinginan peserta didik, kecenderungan peserta didik dan lain sebagainya.

Model, Metode, Pendekatan & Teknik atau Taktik


A. Ada beberapa istlah yang berhubungan dengan strategi, istilah-istilah tersebut adalah:
1. Model 
Dalam dunia pendidikan, model pembelajaran adalah pola yang digunakan untuk merencanakan suatu pembelajaran. Model pembelajaran dirancang untuk mengatasi berbagai problematika yang terjadi dalam pelaksanaan pembelajaran. Selain itu, model pembelajaran juga digunakan sebagai pedoman bagi guru untuk memberikan materi kepada peserta didiknya. Jika suatu model pembelajaran tersebut menarik, maka siswa akan tertarik dan semangat dalam mengikutii proses pemnbelajaran.
2. Metode 
Istilah lain yang berhubungan strategi adalah metode. Metode adalah suatu cara yang dilakukan oleh guru untuk mencapai suatu tujuan pembelajaran. Metode digunakan untuk merealisasikan model yang telah dirancang sebelumnya, dengan kata lain model adalah perencanaan suatu pembelajaran, sedangkan metode adalah cara untuk mewujudkannya. 
3. Pendekatan 
Pendekatan merupakan sudut pandang guru terhadap suatu proses pembelajaran. Maka dari itu, pendekatan menjadikan munculnya model dan metode yang digunakan dalam oleh guru dalam proses pembelajaran. 
4. Teknik atau Taktik
Istilah terakhir yang berhubungan dengan strategi pembelajaran adalah teknik atau taktik. Dalam arti lebih rinci teknik atau teknik adalah gaya yang digunakan oleh guru untuk menyampaikan materi.
Dari beberapa istilah yang telah disebutkan, keterkaitan antara semua istilah tersebut adalah: “strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru tergantung pada pendekatan yang dipilih, dan penerapan strategi tersebut terletak pada motode yang digunakan, sedangkan pemilihan metode dapat disesuaikan dengan teknik atau gaya mengajar seorang guru.”
B. Strategi pembelajaran dibagi menjadi beberapa macam, yaitu:
1. Cooperative Learning
Dalam strategi pembelajaran ini menekankan bahwa manusia adalah makhluk sosial yang saling membutuhkan satu dengan yang lainnya. Model pembelajaran kooperatif adalah belajar kelompok, dimana peserta didik diajarkan untuk berdiskusi dengan temannya. Model pembelajaran ini efektif untuk meningkatkan prestasi peserta didik dan dapat meningkatkan kemampuan berhubungan sosial. Cooperative learning merupakan model pembelajaran dalam bentuk pengelompokkan dengan latar belakang akademik, ras, suku, jenis kelamin dan lainnya yang berbeda-beda. Penilaiannya dilakukan dengan dua sistem, yaitu penilaian individu dan penilaian kelompok. Penilaian individu diperoleh dari kontribusi peserta didik dalam kelompoknya dan penilaian kelompok diperoleh dari hasil atau karya yang telah dikerjakan secara berkelompok.
2. Contextual Teaching and Learning (CTL)
Contextual teaching and learning adalah suatu model pembelajaran yang melibatkan peserta didik secara aktif untuk menerapkan materi yang dipelajari dengan  kehidupan sehari-hari. Model pembelajaran ini menekankan pada resalisasi dalam kehidupan. Misalnya, dalam pelajaran matematika pada materi operasi hitung bilangan bulat, maka peserta didik terjun ke lapangan, untuk menerapkan antara penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian. 
3. Strategi Pembelajaran Inkuiri
Kata “inkuiri” berasal dari bahasa Inggris yang artinya pertanyaan atau penyelidikan . pembelajaran inkuiri dapat diartikan sebagai proses pembelajaran yang menekankan pada pemikiran peserta didik yang harus kritis dan logis.
4. Problem Based Learning (Pembelajaran Berbasis Masalah)
Strategi pembelajaran problem based learning adalah suatu strategi dengan cara menyelesaikan suatu masalah. Strategi berbasis permasalah ini disusun dengan gagasan bahwa pembelajaran dalam pendidikan dipusatkan pada tugas-tugas dan pemecahan problem-problem dalam kehidupan sehari-hari.
5. Strategi Pembelajaran Ekspositoris
Strategi ekspositoris adalah strategi pembelajaran yang menekankan pada cara guru untuk menyampaikan materi pembelajaran. Pada strategi ini peran guru secara verbal sangat berpengaruh karena guru yang memegang peranan utama. Strategi ini juga doisebut sebagai strategi ceramah atau dikte.
6. Pembelajaran Aktuf, Kreatif, Efektif dan Menyenangkan (PAKEM)
Pada strategi pembelajaran ini yang dimaksud “aktif” adalah guru harus mampu bertindak aktif dalam menyampaikan materi pembelajaran, memberikan pertanyaan, mengajak diskusi dan lainnya. Guru juga harus “kreatif”, untuk menjadikan suasana belajar yang menyenangkan guru harus memiliki kemampuan kreativitas yang tinggi. Sedangkan “Efektif” dalam strategi pembelajaran ini adalah guru harus berusaha semaksimal mungkin untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dan “menyenangkan”, bagi peserta didik tingkat SD/MI suasana belajar yang menyenangkan sangatlah penting karena akan berpengaruh pada semangat belajar. 
7. Strategi Pembelajaran Inovatif 
Kata “inovatif” berasal dari bahas Inggris yang artinya dapat menemukkan sesuatu yang baru.  Tujuan dari strategi pembelajaran ini adalah memfasilitasi peserta didik untuk menggali sendiri segala sesuatu yang berhubungan dengan materi yang sedang dipelajari. Tujuan lain dari strategi pembelajaran ini adalah menyelesaikan masalah-masalah dengan solusi-solusi baru yang lebih baik.
8. Strategi Pembelajaran Afektif 
Strategi pembelajaran ini adalah menyeimbangkan antara sisi kognitif, psikimotorik dan afektif. Strategi ini memberikan peluang besar bagi guru agar tidak hanya berpihak pada sisi kognitif saja. Banyak strategi yang hanya mengandalkan pengembangan kemampuan kognitif. Strategi pembelajaran ini adalah pembelajaran tentang moral, sopan santun dan akhlaq yang dibentuk melalui mata pelajaran. Oleh karena ini strategi pembelajaran ini sangat berhubungan dengan tanggung jawab, jujur, menghargai orang lain dan sebagainya 
Macam-macam strategi pembelajaran sangatlah banyak, tergantung kita memilih startegi mana yang cocok dengan pendekatan yang kita gunakan dan tergantung tentang bagaimana cara kita menyampaikan materi pembelajaran.

By : Umi Hanifatus Sholihah

Berlangganan via Email