Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pengertian Strategi Pembelajaran

Dalam ruang lingkup pendidikan, strategi digunakan untuk memperoleh keberhasilan atau kesuksesan dalam mencapai tujuan. Strategi pembelajaran adalah urutan pembelajaran yang dipergunakan atau dipercayakan guru dan siswanya di dalam berbagai hal peristiwa belajar. Prosedur intruksional merupakan rangkaian aktivitas guru dan siswa dalam suatu peristiwa belajar mengajar tertentu. Metode pembelajaran yaitu implementasi dari strategi yang di butuhkan rentanan cara. Secara umum, metode diartikan prosedur atau suatu cara yang di pakai untuk tujuan tertentu.


Startegi Pembelajaran sebagai Pijar Belajar


Metode digunakan untuk mengkhususkan aktivitas dimana guru dan peserta didik terlibat dan mengkreasi lingkungan belajar selama proses pembelajaran berlangsung (Bimo Waligato, 2003). dari penjelasan di atas, dapat di simpulkan bahwa bagaimana menjalankan strategi itu dapat di terapkan dengan berbagai metode pembelajaran. Dalam upaya menjalankan metode pembelajaran, setiap guru memiliki taktik yang berbeda antara guru satu dengan yang lainnya, dan guru dapat menentukan teknik yang relevan dengan metode. Semua rangkaian tersebut dikelola dengan kegiatan pembelajaran. Kegiatan pembelajaran menurut adalah rangkaian kegiatan yang di rancang untuk memberikan pengalaman fisik melalui interaksi antara peserta didik dan pengalaman belajar yang melibatkan proses mental, peserta didik dengan lingkungan, guru, dan sumber belajar lainnya dalam rangka pencapaian kompetensi.

Kegiatan pembelajaran dapat terwujud melalui metode berpusat pada peserta didik dan pembelajaran yang bervariasi. Manfaat dan kegunaan strategi pembelajaran adalah siswa dapat mendapat kebutuhannya mengenai cara belajar berfikir dengan lebih baik dan dapat membantu guru memiliki gambaran bagaimana cara mengajar siswa dalam pembelajaran. Hal ini dikarenakan dalam hal kemampuan siswa memiliki perbedaan, keadaan latar belakang sosial budaya dan motivasi untuk belajar. Karena keadaan ini sangat berpengaruh terhadap hasil belajar siswa dalam mengembangkan sikap dan pengetahuan ketrampilan. Jadi, kegunaan strategi adalah untuk memberikan rumusan acuan kegiatan belajar mengajar untuk mendapatkan pengalaman belajar yang inovatif tentang pengetahuan dan kemampuan berfikir rasional.

Dalam melaksanakan tugas secara profesional, seorang guru memerlukan wawasan yang tepat tentang strategi pembelajaran sesuai dengan tujuan belajar, baik dalam efek pengiring maupun Intruksional. Strategi pembelajaran merupakan suatu sistem yang memerlukan metode, materi, media, tujuan siswa, lingkungan dan selanjutnya tugas guru sekolah dasar sebagai perancang pembelajaran perlu mengorganisasikan komponen tersebut dengan baik.

Jenis Strategi Pembelajaran
Ada beberapa istilah yang berkaitan dengan strategi pembelajaran yaitu metode, teknik, pendekatan dan taktik. Guru dapat menerapkan strategi pembelajaran yang di terapkan tergantung pada pendekatan yang digunakan, sedangkan bagaimana menjalankan strategi itu diterapkan berbagai metode pembelajaran. Ditinjau dari bahan belajar atau isi, ada strategi discovvery dan strategi exposition. Strategi discovery, bahan pelajaran di cari dan ditemukan sendiri oleh peserta didik melalui macam-macam aktivitas sehinggag tugas guru hanya sebagai fasilitator dan pembimbing, strategi ini bisa dinamakan strategi tidak langsung. Sedangkan strategi exposition, bahan pelajaran di sajikan dengan bentuk jadi dan peserta didik di tuntut untuk menguasai bahan tersebut, strategi ini bisa dinamakan strategi langsung.

Di tinjau dari segi peserta didik, ada strategi Individual dan strategi Kelompok. Startegi individual dilakukan oleh peserta didik secara mandiri. Kelambatan, kecepatan, dan keberhasilan pembelajaran di tentukan oleh kemampuan individu. Sedangkan strategi belajar kelompok, dilakukan oleh beberapa peserta didik dan di dampingi oleh guru. Strategi belajar kelompok bisa di kelompok besar dan kelompok kecil. Strategi kelompok ini tidak memerhatikan kecepatan induvidu melainkan kerja sama. Ditinjau dari cara penyajian dan cara pengolahan pesan, strategi pembelajaran dapat di bedakan menjadi strategi pembelajaran deduktif dan strategi pembelajaran induktif.

Strategi pembelajaran deduktif adalah di awali dengan konsep-konsep terlebih dahulu kemudian kesimpulan.bahan belajar di mulai hal yang abstrak dan umum. Strategi ini dinamakan pembelajaran dari umum ke khusus. Sedangkan Strategi induktif adalah pembelajaran di mulai hal-hal yang kongkret dan khusus. Peserta didik di hadapkan materi yang yang kompleks dan rumit. Strategi ini dinamakan strategi pembelajaran dari khusus ke umum. Strategi pembelajaran dapat dibagi sebagai berikut
1. Strategi pembelajaran ekspositori
2. Strategi Pembelajaran berbasis Masalah
3. Startegi Penbelajaran inkuiri
4. Strategi Pembelajaran peningkatan kemampuan berfikir
5. Strategi Pembelajaran kontektual (CTL) 
6. Strategi Pembelajaran kooperatif
7. Strategi Pembelajaran langsung (deduktif)
8. Strategi Pembelajaran tidak langsung (induktif)
9. Strategi pembelajaran afektif
10. Startegi Pembelajaran berfikir kritis
11. Strategi Pembelajaran terpadu 

Tujuan Pembelajaran
Tujuan pembelajaran dapat diartikan tujuan pencapaian yang di bebankan pada progam pembelajaran, menurut dick dan Carey (1978) yang di kutip sugiar dkk (2009) tujuan pembelajaran merupakan suatu pernyataan yang menjelaskan tentang apakah kemampuan yang harus dimiliki siswa setelah mereka selesai mengikuti pembelajaran.

Pengertian Perencanaan Pembelajaran
Perencanaan pembelajaran merupakan kegiatan penting dalam pembelajaran, sehingga pembelajaran perlu dirancang secara sistematis dalam merumuskan tujuan, bagaimana menetukan temanya, bagaiman karakteristik peserta didiknya, bagaimana menentukan metodenya, dan bagaimana cara mengevaluasi nya. Guru tidak akan bisa mengajar secara optimal apabila tidak memiliki persiapan yang di kembangkan sebelumnya. Secara sistematik perencanaan pembelajaran mencakup kegiatan merumuskan tujuan pembelajaran, merumuskan kegiatan belajar, merumuskan isi atau materi pelajaran yang perlu di pelajari, dan merumuskan sumber belajar atau media pembelajaran yang akan di gunakan serta merumuskan penilaian pembelajaran.

Ruang lingkup pembelajaran mencakup kegiatan merumuskan tujuan pembelajaran (lebih rinci dari indikator), merumuskan kegiatan belajar, merumuskan isis atau materi pelajaran yang di pelajari, mengembangkan instrumen evaluasi pembelajaran, dan memilih atau mengembangkan sumber belajar atau media pembelajaran yang akan digunakan. Pentingnya perencanaan pembelajaran adalah: (1) memperkirakan apa yang terjadi dalam pembelajaran, (2) menunjukan arah kegiatan, (3) menentukan skala prioritas, (4) menentukan cara terbaik untuk mencapai tujuan pembelajaran, (5) menentukan alat pengukur atas standar umtuk mengadakan pengawasan atau evaluasi kinerja, kegiatan usahanya dan sasaran. Perencanaan pembelajaran berbasis kompetensi adalah perencanaan kegiatan belajar mengajar yang diarahkan untuk mengembangkan kompetensi para siswa secara optimal sehingga mereka benar-benar berkompetensi dalam berbagai aspek sebagai sinergi dan nilai, pengetahuan, dan kompetensi yang dipilih dan keterampilan yang sesuai dengan standart kompetensi.


By : Firdha Ardhila.D

Berlangganan via Email