Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Pentingnya Strategi Pembelajaran?

Apa yang kalian ketahui tentang strategi pembelajaran?

Bagi seorang pendidik atau guru tentu tak asing lagi dengan istilah strategi pembelajaran. Begitu familiarnya istilah tersebut di kalangan para pendidik. Lantas, apa yang kalian ketahui tentang strategi pembelajaran? Strategi pembelajaran merupakan suatu bidang keilmuan yang canggih. Dengan kata lain, karena strategi pembelajaran membutuhkan cakupan keilmuan yang sangat luas. Tidak hanya itu, strategi pembelajaran juga mencakup tentang berbagai macam ilmu metode pengajaran, berbagai macam teori, berbagai macam konsep, berbagai macam model pembelajaran, serta berbagai macam model pengelolaan kelas. Selain itu, dalam melaksanakan strategi pembelajaran harus linier atau sesuai dengan kaidah-kaidah yang berlaku seperti  kaidah pedagogis dan edukatif.

Strategi Pembelajaran yang perlu dipahami calon pendidik


Tidak hanya itu, dalam melaksanakan strategi pembelajaran seorang pendidik tidak boleh melaksanakan dengan sembarang atau menyimpang dengan kaidah pedagogis dan edukatif. Dari uraian definisi tersebut, maka strategi pembelajaran membutuhkan sumber daya manusia sebagai penunjang untuk mencapai tujuannya. Hal ini juga berlaku sebaliknya, sumber daya manusia khususnya para pendidik tanpa memiliki strategi dalam pembelajaran, maka proses pembelajaran tersebut akan nihil. Awal mulanya, istilah strategi hanya digunakan dalam kalangan kemiliteran untuk menyusun strategi perang. Seiring berjalannya waktu istilah strategi juga digunakan dalam dunia pendidikan untuk menyusun strategi dalam pembelajaran. Penyusunan strategi berguna untuk menentukan arah pembelajaran yang akan ditarget sesuai keinginan. Sehingga akan mencapai harapan yang telah diinginkan.

Siapa yang berperan aktif dalam melaksanakan tercapainya strategi pembelajaran?
Sebagai seorang pendidik tentu merupakan suatu pekerjaan yang sangat mulia. Para pendidik mengemban tugas mencerdaskan generasi penerus bangsa. Hal tersebut tentu membutuhkan tanggung jawab yang besar. Apabila ingin menumbuhkan cikal generasi yang berkualitas, maka sebagai seorang pendidik harus menanamkan benih keikhlasan dan kesabaran dalam proses pembelajaran. Pendidikan merupakan suatu pekerjaan yang membutuhkan keprofessionalan dan bukanlah suatu pekerjaan amatiran yang dapat dilakukan oleh sembarang orang.

Sebagai seorang pendidik tentu harus memiliki kepribadian yang baik dan dapat ditiru oleh peserta didiknya. Sebagai pendidik harus memiliki semangat dan komitmen pengabdian yang kuat, bersikap dewasa dalam berpikir dan bertindak, meningkatkan dan mengembangkan keilmuannya, serta bersikap ikhlas, jujur, mengayomi, pemaaf, dan terbuka. Dari berbagai deretan perilaku terpuji tersebut, harus diamalkan dan dibuktikan berupa pola pikir dan tindakan dalam kehidupan nyata sehari-hari. Penguasaan yang baik terhadap strategi pembelajaran merupakan salah satu komponen pendidikan yang penting dalam mendukung tugas professional guru sebagai tenaga pendidik. Penguasaan guru sebagai tenaga pendidik terhadap strategi pembelajaran sangat mempengaruhi keberhasilan pelaksanaan pendidikan.

Mengapa seorang pendidik harus mampu memahami makna tentang strategi pembelajaran?
Pada era millenial ini, tolak ukur kemajuan bangsa ditinjau dari aspek sumber daya manusianya. Tolak ukur tersebut mengharuskan suatu bangsa memperkuat sektor pendidikannya. Untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif, maka mengharuskan adanya sektor pendidikan yang unggul pula. Pendidikan merupakan sebuah sistem yang memiliki berbagai komponen yang saling berkaitan. Salah satu komponen terpenting dalam pendidikan yakni strategi pembelajaran. Strategi pembelajaran terus mengalami perubahan berdasarkan kebijakan pemerintah. Strategi pembelajaran berpusat pada aktivitas peserta didik yang bersifat adil, demokratis, imajinasi, kreasi, dan menyenangkan.

Dengan mengondisikan suasana pembelajaran yang bersifat demikian, maka potensi peserta didik dapat teraktualisasikan untuk menghadapi tantangan hidup. Kehidupan millennial ini penuh persaingan yang ketat, sehingga perlu memberdayakan sumber daya manusia yang matang. Namun, seringkali para pendidik kurang tepat dalam pemilihan strategi pembelajaran yang tepat. Para pendidik menerapkan strategi pembelajaran yang belum mengarah kearah memberdayakan peserta didik dan belum menciptakan masyarakat belajar. Misalnya, seseorang belajar bahasa Inggris dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi, namun belum mampu menggunakan bahasa Inggris dalam bentuk lisan maupun tulisan. Hal ini dikarenakan seorang pendidik belum mampu memberdayakan peserta didik. Pengalaman mengajar bertahun-tahun belum menjamin seorang pendidik mampu memberdayakan peserta didiknya. Terkadang, masih banyak seorang pendidik yang belum mampu memahami pemilihan strategi pembelajaran yang tepat.

Bagaimana peran seorang pendidik dalam memerhatikan tentang pentingnya strategi pembelajaran?
Sebagai seorang pendidik merupakan hal yang wajib untuk dapat memahami, mempraktikkan, dan mampu menguasai strategi pembelajaran. Lembaga pendidikan pemerintah beserta para tenaga pendidik perlu memerhatikan pentingnya strategi pembelajaran. Hal tersebut merupakan salah satu komponen pendidikan yang canggih. Selain itu, para pendidik perlu mempelajari tentang kaidah-kaidah pembelajaran. Mengandalkan pengalaman mengajar dan kecerdasan otak tentu tak menjamin dapat menguasai strategi pembelajaran. Pondasi utama mengajar pada peserta didik ialah mengajar sesuai dengan kaidah pembelajaran yang benar. Para pendidik dapat dikatakan telah sukses mengajar dengan baik apabila telah mampu mengamalkan strategi pembelajaran dengan tepat. 

Kapan strategi pembelajaran dapat dilaksanakan dengan optimal?
Kegiatan belajar mengajar tentu melibatkan guru dengan peserta didik. Keduanya menjalin hubungan yang baik agar kegiatan belajar mengajar dapat berjalan dengan lancar. Guru sebagai sumber informasi bertugas memilih dan menjalankan strategi pembelajaran yang sesuai dengan mata pelajaran yang diampunya. Berbagai macam pilihan strategi pembelajaran berguna untuk menyesuaikan kondisi kelas yang dihadapi oleh guru. Sedangkan, peserta didik berperan sebagai penerima informasi yang bertugas sebagai konsumen materi pelajaran dengan strategi pembelajaran yang telah dipilih oleh guru.

Guru sangat berperan penting dalam peningkatan hasil belajar yang diperoleh siswa, seorang guru yang dapat merumuskan dan merencanakan bagaimana model pembelajaran yang efektif dan efisien sehingga peserta didik dapat memenuhi nilai kriteria ketuntasan minimal sebagai suatu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Menciptakan suatu pembelajaran yang mampu mengembangkan hasil belajar semaksimal mungkin merupakan tugas dan kewajiban guru. Untuk mendesain kegiatan pembelajaran yang dapat merangsang terciptanya suatu pembelajaran yang lebih efektif dan efisien, diperlukan strategi dalam penyampaiannya. Guru harus dapat memberikan kesempatan kepada siswa untuk mengalami sendiri atau melakukan sendiri, mengikuti proses, mengamati suatu obyek, menganalisis, membuktikan, dan menarik kesimpulan sendiri tentang suatu obyek. Guru harus mampu menciptakan suatu pembelajaran yang sekaligus mengubah pola lama dari teacher-centered menjadi student-centered.

Dimana peran guru dalam mengoptimalkan strategi pembelajaran?
Kegiatan pembelajaran adalah memotivasi, mendorong, menggerakkan, membimbing, dan mengarahkan agar anak didik mau belajar dengan menggunakan potensi kognitif, afektif, dan psikomotorik. Potensi tersebut dapat tergali apabila belajar dengan kekuatan dan kemauannya sendiri. Dengan menggunakan strategi pembelajaran guru akan lebih mudah menentukan informasi serta mengelola tahap demi tahap pembelajaran yang akan dilakukan dengan efektif. Pembelajaran akan berpusat pada siswa dimana guru berperan sebagai fasilitator yang mengelola pembelajaran. Dengan begitu pembelajaran akan lebih menarik, sehingga akan menumbuhkan minat siswa untuk belajar aktif, saling bertukar pengalaman belajar, mampu memahami konsep pembelajaran secara langsung serta mampu mengemukakan pendapat saat pembelajaran.

By : Fira Zahrotul Ilma

Berlangganan via Email