Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Wisuda ke-22 Yang Di Gelar Kampus IAI Al-Khoziny Dengan Mewisuda 434 Mahasiswa Serta Memberikan Beasiswa


Wisuda ke-22 Yang Di Gelar Kampus IAI Al-Khoziny


Berita diambil dari duta.co dan canel you tube
Sebanyak 434 mahasiswa dan mahasiswi mengikuti acara prosesi wisuda ke-22 yang diselenggarakan kampus Institut Agama Islam (IAI) Al-Khoziny Buduran Sidoarjo dengan Ageda Tunggal Pagi Itu, yang bertempat di Aula Hotel Utami, Jalan Raya Bandara Juanda, Gedangan, Sidoarjo pada hari Ahad, 03 Nopember 2019. Pada saat wisuda hadir Beliau Rektor IAI Al-Khoziny Bapak Prof. Dr. KH. Asep Saifuddin Chalim, M.Ag,. Wakil Rektor I IAI Al-Khoziny, Dr. H Syaifuddin M. Pd.I,. Wakil Rektor II Drs. Mussodaq, M.Pd.I, Wakil Rektor III Dr. H. Masyhadi, M.Ag, dan unsur jajaran dosen serta pejabat structural, pada kesempatan itu beliau Wakil Rektor I IAI Al-Khoziny, Dr. H Syaifuddin M. Pd.I, mengatakan, lebih dari 1500 peserta mengikuti prosesi wisuda ke-22 yang diselenggarahkan IAI Al-Khoziny, dan pada wisuda kali ini memiliki perbedaan tempat wisuda yang sebelumnya di DBL Jawa Pos pada tahun lalu, sekarang ini Hotel Utami Juanda Sidoarjo.

Wisuda ke-22 Yang Di Gelar Kampus IAI Al-Khoziny


Wisuda saat ini bukan hanya prestasi akademik yang diberikan penghargaan, akan tetapi juga prestasi non-akademik diantaranya yang memiliki hafalan alquran 30 juz, dan hampir tiap tahunnya mahasiswa Al-Khoziny ada yang mendapat juara qori’ dan qori’ah, baik nasional maupun internasional ujar  Bapak Syaifuddin. Bapak Syaifuddin berharap besar, bahwa setelah menjadi wisudawan-wisudawati alumni Al-Khoziny, para mahasiswa diharapkan dapat bersinergi dengan masyarakat dan masuk dunia kerja dengan mudah. Ungkapan beliau Bapak Syaifuddin berharap, mahasiswa sebelum menjadi wisudawan di Al Khoziny itu ada dua sisi, yang pertama mahasiswa yang murni benar-benar mahasiswa lulus SMA, kemudian kuliah dan rata-rata mereka bisa masuk ke dunia kerja.

Karena di Al-Khoziny bukan hanya dibimbing dan dibina oleh dosen-dosen yang profesional dalam bidangnya, akan tetapi juga dosen yang praktisi dalam bidangnya, papar beliau Bapak Syaifuddin. Bapak Syaifuddin melanjutkan, hampir seluruh prodi ada beberapa praktisi. Ia menyebutkan, kira-kira 40, sampai 50 persen bergerak didunia Pendidikan Agama Islam (PAI), kemudian untuk Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) banyak bergerak di dunia media dan seterusnya. Yang kedua ada mahasiswa yang memilih Al-Khoziny dan dia (mahasiswa) sudah punya jabatan, mereka sudah punya kedudukan dan itu biasanya masuk di S2. Nah, mereka-mereka itu sudah punya kesibukan atau kedudukan karena itu hampir seluruh mahasiswa atau wisudawan ini terserap didunia kerjanya, pungkas Warek 1 tersebut.

Wisuda ke-22 Yang Di Gelar Kampus IAI Al-Khoziny


Wisudawan dan Wisudawati Diharapkan Berkualitas
Sementara itu, Direktur Pascasarjana IAI Al-Khoziny, Bapak Dr. H. Zakariyah, M.Pd yang juga Ketua panitia pelaksana wisuda tersebut menyampaikan, wisuda kali ini adalah wisuda yang diikuti dari program pascasarjana terbanyak dengan jumlah 200 peserta dari dua prodi. Ini adalah wisuda ke-22 yang spektakuler, karena diikuti dari program pasca sarjana hampir 200 peserta dari 2 prodi. Jumlah totalnya 434 dari semua jurusan yang ada di Al Khoziny Buduran Sidoarjo ini, ujar Beliau  Bapak  Zakariyah.

Ia berharap, lulusan IAI Al-Khoziny Buduran memiliki kualitas yang dapat diandalkan karena Al-Khoziny memiliki pembekalan-pembekalan khusus dalam pembelajaran mahasiswa demi mencetak wisudawan yang unggul. Saya berharap, yang lulus tahun ini betul-betul memiliki kualitas yang luar biasa. Karena itu, Al Khoziny memiliki pembekalan-pembekalan keilmuan yang lebih, sehingga disini disamping kurikulum atau akademik yang sudah ada juga diberikan akademik khusus Al-Khoziny yang mana akademik ini bisa menatap, dan memprediksi masa depan karena kurikulum yang bagus, Bapak Zakariyah melanjutkan, di Al-Khoziny, semuanya bernuansa agama. Jadi, pusat studi agama di Indonesia khususnya di Jawa ini yang menjadi motor penggerak salah satunya adalah Al Khoziny.

Alhamdulillah, mahasiswa Al-Khoziny tidak hanya dalam negeri saja, tapi juga lulusannya ada dari Timur Tengah. Lulusan luar negeri juga menimba ilmu di Al-Khoziny dan dibina oleh para guru besar, guru besar yang ada ini cukup kompetitif juga dari yang sangat berkualitas dan tidak ada asistensi,” imbuhnya. Masih Zakariyah, ia menegaskan lagi, Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) pusat Jakarta telah menyerahkan kepada IAI Al-Khoziny untuk melaksanakan pendidikan bagi kader-kader Nahdlatul Ulama (NU) terbaik di Indonesia. “Al-Khoziny banyak diserbu para mahasiswa termasuk juga menyelenggarakan melaksanakan program biaya siswa S2 Pergunu, yaitu Persatuan Guru Nadatul Ulama pusat Jakarta yang menyerahkan kepada Al-Khoziny untuk melaksanakan pendidikan kader-kader NU terbaik di Indonesia dan kali ini S2 sangat banyak sekali, serta Al-Khoziny juga melaksanakan amanat beasiswa dari pemprov Jawa Timur untuk tingkat S1,” tutup Zakariyah.

Kampus Yang Dinaungi Pesantren
Ditempat yang sama, Bapak M Fahmi, salah satu panitia mengatakan, hampir setiap tahun mahasiswa baru mendaftar di IAI Al-Khoziny tidak kurang dari 500 mahasiswa. Ia menambahkan, hal ini juga tak lepas dari keberkahan Pesantren Al-Kozhiny yang menaungi Kampus keagamaan yang berlokasi di Buduran, Sidoarjo ini. “Ini membuktikan bahwa, meski swasta, tapi animo masyarakat untuk kuliah di IAI Al-Khoziny relatif besar dibanding dengan kampus swasta lainnya. Hampir setiap tahun mahasiswa yang mendaftar di kampus ini tidak kurang dari 500 mahasiswa. Semua ini tidak lepas dari keberkahan pesantren Al-Khoziny yang secara istiqomah menaungi kampus keagamaan ini,” ujarnya.

Sementara itu, Nur Kummala Tsari, salah satu wisudawati mengatakan, dirinya berharap para wisudawan dan wisudawati Al-Khoziny dapat mengamalkan ilmu yang didapat dan meneruskan dalam menyebarkan syiar keagamaan dalam pendidikan. “Semoga kami para wisudawan dan wisudawati yg hari ini diresmikan lulus bisa mengamalkan ilmu yang didapat dari Al Khoziny dan bisa meneruskan dalam menyebarkan syiar agama dalam pendidikan,” ucap Nur Kummala.

Hadir dalam wisuda ke 22 IAI Al-Khoziny, Ketua yayasan Al khoziny, KH.R. Abd. Salam,Pengasuh PP. Alkhoziny, KH. Abd. Murid,Direktur karier dan kompetensi SDM Kementerian pendidikan dan kebudayaan, Prof. Dr. Bunyamin Maftuh, M.Pd., MA.juga perwakilan Kopertais 4 Wil Surabaya, prof. Dr. H. Sahid, M.HI,Rektor, Warek,Warek 2, Warek 3, Dekan Tarbiyah, Dekan Syariah-Dakwah-Ushuluddin,juga nampak Direktur Pascasarjana,Kaprodi Pai, Kaprodi pgmi, Kaprodi ekos, Kaprodi HKI, Kaprodi KPI, Kaprodi Piaud, Kaprodi mpi, Kaprodi IAT dan seluruh dosen IAI Al Khoziny,seluruh wisudawan IAI Al Khoziny dan para pendamping wisudawan. (nzm/loe)

By: Penyambung Informasi

Berlangganan via Email