Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Keterlambatan Bahasa Dan Bicara?


Bagaimana Keterlambatan Bahasa Dan Bicara?


Seseorang mulai mengenal bahasa sejak di lingkungan keluarganya, kemudian berlanjut kelingkungan sekolah, dan masyarakat. Ini semua yang disebut dengan dunia pendidikan . lingkungan memiliki pengaruh yang besar dalam suatu pendidikan. Kelainan atau gangguan bahasa merupakan salah satu jenis kelainan dalam komunikasi dengan indakasi seseorang mengalam gagguan dalam proses simbolis. kesulitan ini memberikan seseorang untuk memberikan simbol atau lambang yang diterima dan sebaliknya tidak mampu membrikan konsep pengertia yang menjadi simbol-simbol pengertian oranglain.jika seseorang tidak dapat berkomunikasi dengan sempurna dengan sesamanya maka mereka dapat dikatakan mengalami gangguan atau kelaina bicara dalam berbahasa. gangguan dapat terjadi komunikasi seseorang menyimpang jauhdari bahasa yang digunakan dari anak normal. karna bahasa adalanh deretan bunyi yag mengandung arti yang digunakan oleh pembicara. hakekat bahasa adalah memiliki kemampuan pegungkapan, pemahaman, seta ingatan.

Biasanya penyebab gangguan, semua ganggua mulai dari pendengaran, penerus impuls ke otak, tidak kesusuain lidah dalam mengucapkan sesuatu. Menurut tarmansyah (1995:90) ada bentuk gangguan bahasa diantaranya keterlambatan dalam perkembagan bahasa.

1. kelainan organ bicara
Kelainan ini meliputi lidah pendek, kelaina bentuk gigi dan mandibula (rahang bawah), kelaina bibir sumbing. Pada lidah pendek terjadi erjadi kesulitan menjulurkan lidah sehingga kesulitan mengucapkan huruf "t", "n", dan "i". kelainan bentuk gigi dan mandibula mengakibatkan suara desah seperti "f", "y", "s", "z" dan "th". kelaina bibir sumbing mengakibatkan resonasi berupa rinolaliaaperta, yaitu terjadi suara hidung pada huruf bertekanan tinggi seperti "g", "k", dan "s".

2. Gangguan pendengaran
Anak yang mengalami gagguan pendengaran kurang mendengarpembicaraan disekitarnya. gangguan pendengaran harus selalu difikirkan bila ada keterlambatan berbicara, penyebabnya adalah karean infeksi, trauma dan kelainan bawaan. infeksi bila terjadi berulang kali pada organ pendengaran. kelainan bawaan biasanyakarena kelainan genetik, infeksi saat ibu hamil, obat-obatan yang dikomsumsi ibu saat hamil, atau bila keluarga yang mempunyai riwayat ketulian.

3. Ganggua emosi dan perilaku
gangguan bicara biasanyamenyerta pada gangguan difungsi otak minimal, gejala yag trjadi sangat minimal sehingga tidak mudah untuk dikenali. biasanya diserta kesulitan belajar, hiperaktif, tidak terampil gejala sulit lainnya.

4. Autisme
Merupakan masalh genetika sistem imun tubuh, invrasi  virus, jamur dan bakteri patogen lainnya. gangguan bicara dan bahasa  yang berat dapat disebabkan karena autisme. Autisme adalah ganguan perkembagan pervasif pada anak yang ditandai dengan adanya gangguan dan ketrlambatan dalam bidang kognitf, bahasa, perilaku, komunikasi dan interaksi sosial.

Gejala anak mengalami gangguan dalam berbicara ditinjau dari segi klinis, gejala kelainan berbicara dalam hubungannya denga penyebab kelainan dapat dibedakan  menjadi beberapa jenis berikut:
1. Disaudia
Adalah salahsatu jenis gangguan yag disebabkan gangguan pendengaran. bagi anak turatungu konsep bicara yang digunakan dalam mengadakan interaksi komunikasi dengan lingkungannya, misalnya kata "kopi" ia dengar "topi". Beberapa karateristik bicaranya terdapat kesalahan pengucapan baik dalam mekanisme pergerakan titik artikulasi maupun dalam pegucapannya.

2. Dislogia
Diartikan sebagai sala satu bentuk kelainan bicara yang disebabkan karena kemampuan kapasitas berfikir atau taraf kecerdasan yag dibawah normal. pola kemampuan berfikirnya sederhana dan umumnya terbatas pada obyek yag bersifat kongkrit dan rutin.

3. Distartia
Distartia diartikan sebagai salah satu jenis kelainan berbicara yang terjadi akibat adanya kelumpuhan, kelemahan, kekakuan, atau gannguan koordinasi otot alat-alat ucap atau perfier, kerusakan pada saraf tersebut mempengaruhi pengaturan dan koordinasi alat ucap, sehingga pergerakan alat-alat tergangu dan mempengaruhi kemapuan bernafas, fonasi dan terutama kemampua artikulasi dan resonasi.

Penangnan dalam gangguan bicara diawali denga identifikai pasien ataumelakuka terapi untuk pasien;
1. Terapi bicara
Terapi bicara basanya menggunakan audio atau video dan cermin juga dapat menggunakan pendekata bermain boneka, bermain peran, memasagakn gambar atau kartu. terapi orang dewasa biasanya menggukan metode langsung, yaitu melalui praktek dan latihan.

2. Terapi oral motorik
Terapi menggunakan latiahan yag tidak melibatka proses berbicara, seperti minum melalui sedotan, meniup balon. latian ini bertujuan untuk melatih dan memperkuat otot  yang digunakan untuk berbicara.

3. Terapi intonasi melodi
Dalam terapi intonasi melodi ini kita dapat diterapkan pada penderita stroke yang mengalami gangguan dalam berbahasa dengan menggunakan melodi musik

DAFRTAR PUSTAKA
Tiel, Julian Maria Van. 2010. Pendidikan Anak Terlambat Bicara, Jakarta: Prenada.

By: MUNAWAROH

Berlangganan via Email