Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BAGAIMANA PENTINGNYA PERAN KELUARGA DALAM PERKEMBANGAN BAHASA ANAK USIA DINI


BAGAIMANA PENTINGNYA PERAN KELUARGA DALAM PERKEMBANGA BAHASA ANAK USIA DINI


Bahasa merupakan alat komunikasi bagi setiap orang entah itu bahasa menurut ras, suku atau budayanya masing-masing. Namun bahasa merupakan alat untuk kita meminta bantuan atau saling bercakap-cakap bayangkan saja jika tidak ada bahasa maka apakah kita dapat meminta bantuan atau memberikan bantuan terhadap orang lain sedangkan kita sendiri termasuk makhluk sosial yang selalu membutuhkan bantuan orang lain.

Problem yang terjadi saat ini adalah kurangnya peningkatan bahasa indonesia pada anak usia dini. Dalam artian bahasa yang digunakan anak usia dini masih dibawah standar yaitu masih terdapat unsur campuran antara bahasa indonesia dan bahasa jawa atau bahasa daerahnya. Padahal kita sebagai orang tua harus menumbuhkan rasa peningkatan bahasa terhadap anak usia dini. Karena, jika kita melakukannya dari awal atau sejak anak itu masih kecil maka kedepannya anak trsebut akan bisa berbahasa indonesia dengan baik dan benar.

Tanpa adanya peran orang tua atau keluarga maka anak itu tidak akan sulit berbahasa indonesia nantinya bukannya sulit tapi pasti bahasa indonesianya masih kurang baik. Karena, peran orang tua dan keluarga itu sangatlah penting bagi perkembangan anak usia dini. Lingkungan juga merupakan faktor terpenting bagi perkembangan bahasa anak usia dini, karena jika lingkungannya berbahasa indonesia maka itu akan lebih memudahkan anak usia dini untuk belajar berbahasa indonesia.

Jadi kita tidak hanya mengandalkan guru disekolah yang mengajarkan anak berbahasa indonesia karena tidak semua guru mempunyai waktu luang untuk mengajarkan anak-anak berbahasa indonesia satu-persatu. Sama saja jika guru disekolah mengajarkan berbahasa indonesia tetapi  saat dirumah orang tuanya atau keluarganya bahkan lingkungan sekitarnya berbahasa jawa itu akan membuat anak usia dini bingung harus berbahasa indonesia atau jawa.  Oleh karena itu, kita sebagai orang tua atau keluarga harus mengajarkan bahasa indonesia kepada anak usia dini dengan baik dan benar. Misalnya jika memang lingkungan sekitarnya berbahasa jawa maka setidaknya orang tua atau keluarganya harus berbahasa indonesia agar anak tersebut bisa terbiasa akan berbahasa indonesia. Sehingga mereka nantinya bisa menggunakan bahasa indonesia dengan baik dan benar.

Orang tua atau keluarga juga harus menerapkan metode berbahasa indonesia sejak anak masih kecil agar kedepannya anak tersebut dapat mengucapkan bahasa indonesia dengan fasih. Tapi jika tidak ada bantuan dari orang tua atau keluarga maka anak tersebut akan bisa berbahasa indonesia sebisanya saja. Dari kecil kita harus menerapkan metode tersebut karena daya ingatan anak kecil itu sangatlah kuat sehingga kita dapat memanaatkannya dengan baik dengan cara mengajarkan anak berbahasa indonesia, mengenalkan budaya-budaya indonesia, juga mengenalkan tradisi-tradisi indonesia. Agar anak usia dini dapat mencintai budaya indonesia meskipun anak tersebut termasuk anak zaman milenial. 

Dalam buku teknik menulis cerita anak yang diterbitkan oleh tiga penerbit sekaligus penerbit pusbuk, pink books, dan taman melati, yogyakarta, penah ditulis seperti in: “bahasa memiliki kekuatan yang sangat mengikat dan mempengaruhi perkembangan hidup manusia dari sejak lahir sampai dengan meninggal dunia. Bangsa indonesia sangat beruntung, walaupun terdiri dari banyak suku yang mempunyai bahasa masing-masing tetap mempunyai bahasa kesatuan yaitu bahasa indonesia. Dengan demikian bahasa nasional yaitu bahasa indonesia memiliki kekuatan yang mengikat persatuan dan kesatuan”.

Oleh karena itu, sejak lahir kita sudah mempunyai bahasa nasional yaitu bahasa pemersatu bahasa indonesia. Bahasa indonesia akan kita bawa sampai akhir hayat kita nanti. Karena bahasa indonesia merupakan budaya indonesia yaitu warisan dari para leluhur kita. Mendidik anak bukanlah suatu hal yang mudah bagi orang tua maka dari itu kita harus mempunyai mental yang sangat kuat. Karena jika kita tidak memiliki mental yang kuat kemungkinan besar orang tua akan gagal dalam hal mendidik anaknya. Entah anaknya akan membangkang atau malah akan menjadi pendiam, terkadang orang tua yang terlalu sibuk akan lupa akan kewajibannya mendidik anak dengan baik mereka akan menyerahkan anaknya untuk di asuh oleh pembantunya atau baby sisternya. Sehingga orang tua tidak bisa mengetahui perkembangan anaknya dengan baik mereka hanya tahu perkembangannya melalui pengasuh anaknya.

Peran orang tua dan keluarganya itu sangat penting bagi anak usia dini entah itu bahasanya, kepribadiannya, atau jiwa sosialnya. Anak yang mendapatkan didikan dengan baik maka hasilnya juga akan baik. Anak itu akan dapat berbahasa dengan baik mempunyai kepribadian yang baik juga ia akan mempunyai jiwa sosial yang sangat tinggi.

Nah, semua itu tergantung oleh peran orang tuanya dan juga keluarganya. Maka orang tua harus sering-sering mengajak anaknya untuk berkomunikasi dengan bahasa indonesia agar anak tersebut terbiasa akan komunikasi berbahasa melalui peran orang tuanya. Dan saat orang tuanya atau guru disekolahnya mengenalkan hal baru atau bahasa yang baru maka anak itu akan menanyakannya kepada orang tuanya perihal bahasa atau peristiwa yang masih belum ia ketahui. Hal tersebut mampu menambah wawasan atau perkembangan pola pikir anak. (jurjis, membangun kreativitas anak secara islami (malak :2004) : 16).

Percaya diri anak itu juga sangat penting kita sebagai orang tua harus mampu mengembangkan kepercayaan diri pada anak. Pengembangan diri seorang anak itu tergantung bagaimana kita sebagai orang tua mampu mengembangkan potensi kepercayaan diri pada seorang anak dalam kehidupan sehari-harinya.(jurjis, membangun kreativitas anak secara islami (malak :2004) : 46).

Dengan cara kita harus lebih sering-sering mengajak anak untuk berbicara dengan menggunakan bahasa indonesia, menanyakan bagaimana keadaannya, bagaimana keadaan disekolah, bagaimana kabar teman-temannya. Nah dengan cara seperti itu kita sebagai orang tua dapat menumbuhkan rasa percaya pada diri anak. Jika anak itu sudah terbiasa dengan berbahasa indonesia maka saat disekolah pun ia akan mampu berbicara dengan baik karena sudah terlatih saat dirumah.

Proses penyelesaiannya adalah kita sebagai orang tua harus mengajarkan anak-anak berbahasa indonesia mulai sejak anak itu kecil agar ia bisa terbiasa dan mampu mengembangkan bahasa indonesia dengan baik. Guru juga sangat berperan penting dalam hal ini karena jika seorang guru tidak bisa menumbuhkan rasa percaya diri anak terhadap bahasa indonesia maka anak tersebut juga tidak akan mampu berbahasa indonesia dengan baik dan benar. Bukan hanya tentang pengucapannya saja melainkan juga mengajarkan mereka bagaimana cara menulis bahasa indonesia dengan benar. Terkadang anak usia dini itu suka meniru apa yang orang dewasa lakukan padahal mereka tidak tahu apa yang mereka lakukan. Oleh karena itu orang tua, keluarga,guru dan juga lingkungan harus bisa memberikan contoh yang baik terhadap anak kecil karena, daya ingatan anak kecil sangatlah tajam.

Solusi yang harus kita berikan adalah membangkitkan jiwa berbahasa indonesia pada anak usia dini karena, anak-anak pada zaman sekarang mayoritas lebih bangga terhadap bahasa asing yang menurut mereka lebih tren atau lebih bagus. Padahal bahasa indonesia merupakan bahasa pemersatu yang dibeikan leluhur kita. Maka dari itu kita harus memulainya sejak awal  agar nanti saat anak itu besar ia tidak akan malu atau melupakan bahasa indonesia karena sudah terbiasa dengan bahasa indonesia. Wajib bagi kita sebagai warga negara indonesia bangga akan bahasa budaya indonesia. 

By: Ulifah

Berlangganan via Email