Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Mengapa Anak bisa Kesulitan dalam Menangkap Suatu Pelajaran ?


Mengapa Anak bisa Kesulitan dalam Menangkap Suatu Pelajaran ?


Hai teman-teman senang sekali kita dapat berjumpa lagi. Tentunya dengan artikel-artikel yang sangat bermanfaat. Kali ini kita akan membahas tentang kesullitan siswa sd dalam menangkap suatu pelajaran. Nah dalam masalah ini siapakah yang salah? Apa penyebnya ? dan bagaimana kita mengatasinya? Nah semua itu akan kita bahas di bawah ini.

Guru merupakan orang tua kedua saat berada di sekolah. Guru bertugas membimbing para siswa siswi agar pintar dan pandai. Namun, dibalik itu semua ada suatu permasalahan yang biasanya dialami oleh guru dalam kegiatan belajar-mengajar itu sendiri. Salah satu contohnya adalah kesulitan siswa dalam menangkap pelajaran yang telah disampaikan. Setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda beda dalam menangkap suatu pelajaran. Oleh sebab itu maka wajar jika ada siswa yang sulit dalam menerima suatu pelajaran. Selain itu ada beberapa faktor yang menyebabkan siswa tersebut sulit menangkap pelajaran antara lain yaitu : 

A. Faktor dari Dalam 
1. Faktor ini berasal dari dalam siswa itu senndiri, yaitu minimnya kecerdasan IQ dari siswa itu sendiri, dan kurangnya minat mereka dalam belajar. 
B. Faktor dari Luar 
1. Faktor dari luar mecakup lingkungan keluarga, masyarakat, dan guru. Selain itu kondisi belajar yang tidak kondusif juga mempengaruhi siswa itu sendiri. Jika dilihat dari segi guru mungkin ketika guru sedang mengajar cenderung cepat ketika menerangkan suatu materi sehingga siswa kurang bisa menyerap materi tersebut dengan mudah.
2. Nah itu tadi faktor yang mempengaruhi kesulitan siswa dalam menangkap pelajaran saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Munculnya masalah tersebut akan berakibat pada timbulnya perbedaan hasil belajar dari para siswa. Akibatnya guru tersebut akan dinilai tidak berhasil dalam proses pembelajaran karena pencapaian hasil dari belajar yang rendah. Untuk mengetahui siswa mana yang kesulitan dalam belajar guru dapat mengamati siswa tersebut dengan beberapa cara, yaitu : 
3. Pertama, akan tampak dari prestasi siswa yang tiba-tiba menurun. 
4. Kedua, dapat dilihat dari tingkah laku siswa yang tidak seperti biasanya, misalnya sering ramai sendiri, berkelahi, bolos saat pelajaran dan mudah sekali tersinggung. 
5. Ketiga, guru dapat menyelidikinya dengan tindakan mengobservasi siswa siswinya, kemudian menanyai siswa yang bersangkutan secara tidak langsung.

 Setiap masalah pasti ada penyelesainya begitu juga masalah ini. Untuk mengatasi hal tersebut kita sebagai seorang guru harus paham betul karakter dari masing-masing siswanya. Selain itu kita bisa menempatkan siswa tersebut ke meja yang depan agar siswa bisa mudah dan memahami penjelasan guru tersebut. Jika dirasa siswa itu belum paham guru harus sabar dalam pengulangan materi yang sudah dijelaskan kepada siswa. Jika hal tersebut belum bisa merubah siswanya hendaknya kita sebagai seorang guru memberikan bimbingan khusus kepada siswa tersebut diluar jam pelajaran agar siswa tersebut bisa paham dengan apa yang telah diajarkan oleh guru tersebut.

Dalam menanggapi permasalahan ini banyak pihak yang menyalahkan guru sebagai penyebab suatu siswa kurang memahami pelajaran. Namun itu semua tidak sepenuhnya kesalahan dari seorang guru karena bisa saja terjadi karena faktor siswa siswi itu sendiri, misalnya siswa tersebut terganggu konsentrasinya karena diganggu oleh temanya, fasilitas sekolah yang kurang memadai, suasana lingkungan sekolah yang kurang mendukung, dan juga kurangnya keaktifan siswa saat kegiatan belajar mengajar.  Untuk itu kita sebagai seorang guru harus selalu aktif dan kreatif dalam menyampaikan pelajaran agar siswa dapat menerima pelajaran itu dengan mudah. Nah, itu mungkin sedikit yang bisa saya sampaikan tentang sulitnya siswa dalam menangkap pelajaran. Semoga bermanfaat. Terima kasih teman-teman.

By: Rani Nurhaliza Azhari

Berlangganan via Email