Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

MAHALNYA BIAYA PENDIDIKAN

MAHALNYA BIAYA PENDIDIKAN


Pendidikan di Indonesia dinilai mahal oleh kalangan masyarakat ekonomi menengah kebawah. Mahalnya pendidikan di Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Perguruan Tinggi (PT) membuat masyarakat miskin tidak memiliki pilihan lain kecuali tidak bersekolah. Karena pendidikan yang bermutu itu mahal sehingga menjustifikasi mahalnya biaya yang harus dikeluarkan masyarakat untuk mengenyam bangku pendidikan. Untuk masuk TK dan SD pun saat ini bisa sampai nominal 1 juta.

Mahalnya pendidikan saat ini tidak lepas dari kebijakan pemerintah yang menerapkan MBS ( Manajemen Berbaris Sekolah).sebagai upaya untuk melakukan mobalisasi dana yang selalu diisyaratkan adanya unsur pengusaha. Asumsi tersebut memiliki akses atas modal yang lebih luas. Setelah Komite Sekolah terbentuk, segala pungutan biaya selalu berkedok pada keputusan Komitte Sekolah. Namun, impelementasinya tidak tranparan, karena yang dipilh menjadi pengurus dan anggota Komite Sekolah adalah orang-orang dekat dengan kepala sekolah. Dan menjadi legitimator kebijakan Kepala Sekolah dan MBS sebagai legitimasi dari pelepasan tanggung jawab negara terhadap permasalahan pendidikan rakyatnya.

Perubahan status pendidikan milik punlik ke bentuk badan hukum memiliki konsekuensi ekonomis dan politis amat besar sehingga Pemerintah secara mudah dapat melemparkan tanggung jawabnya atas pendidikan warganya kepada pemilik badan hukum. Badan Hukum Milik Negara (BHMN). Munculnya BHMN dan MBS adalah beberapa contoh kebijakan pendidikan yang kontroversial. BHMN sendiri berdampak pada melambungnya biaya pendidikan di beberapa Perguruan Tinggi Favorit.

Solusi sistemik yakni solusi dengan mengubah sistem-sistem sosial yang berkaitan dengan sistem pendidikan, antara lain: sistem ekonomi, sistem politik, sistem sosial, ideologi dan lainnya. Dengan demikian, penerapan ekonomi syari’ah sebagi pengganti ekonomi kapitalis ataupun sosialis akan menyelaraskan paradigma pemerintah dan masyarakat tentang penyelenggaraan pendidikkan sebagai salah satu bentuk kewajiban negara kepada rakyatnya dengan tanpa adanya pembebanan biaya yang memberatkan ataupun diskriminasi terhadap masyarakat yang tidak memiliki sumber dana.

Solusi teknik yakni solusi untuk menyelesaikan berbagai permasalahan internal dalam penyelenggaraan sistem pendidikan secara tegas sehingga harus mempunyai komitmen untuk mengalokasikan dana pendidikan nasional dalam jumlah yang memadai yang diperoleh dari hasil-hasil eksploitasi sumber daya alam yang melimpah. Maka pemerintah pun harus memberikan pendidikan gratis kepada seluruh masyarakat yang kurang mampu dalam hal ekonomi. Solusi dari permasalahan bahwa dalam penyelenggara suatu sistem penddidikan yang bermutu dan berkualitas baik harus ada keseimbangan antara aspek yang mempengaruhi dari sistem pendidikan itu sendiri. Oleh karena itu, dalam sistem pendidikan bahwa perhatian pemerintah juga berperan penting dalam penyelenggaraan pendidikan. Diharapkan bagi semua bekerja sama dalam mengatasi permasalahan baik pemerintah ataupun masyarakat.

By: Azzam Ismahudin Majid

Berlangganan via Email