Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Permasalahan dalam Pembelajaran Matematika dan Upaya Mengatasinya?

Bagaimana Permasalahan dalam Pembelajaran Matematika dan Upaya Mengatasinya?

Sebagai seorang pendidik, seringkali kita membayangkan bahwa rencana pelaksanaan pembelajaran yang telah dibuat dapat terlaksana dengan baik. Akan tetapi, seringkali stigma negatif melekat pada para pendidik matematika. Pendidik matematika bagaikan tamu tak diundang, bahkan peserta didik kadang tidak terlalu memperhatikan ketika guru menerangkan materi. Kondisi seperti itu merupakan masalah yang harus siap dihadapi oleh para pendidik matematika.

Matematika sebagai suatu ilmu mempunyai objek dasar berupa fakta, konsep, dan prinsip. Menurut Sudjadi, memiliki ciri-ciri atau karakteristik yang sama, yaitu sebagai berikut: memiliki objek kajian abstrak, bertumpu pada kesepakatan, pola pikir edukatif. Dari pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa dalam model pembelajaran matematika hendaknya dimulai dengan hal-hal yang konkret agar peserta didik lebih dapat memahami dengan mudah. Pembelajaran matematika pada sekolah dasar berfungsi untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi dengan menggunakan bilangan serta simbol-simbol dan mempertajam pemahaman yang dapat membantu memperjelas dan menyelesaikan masalah dalam kehidupan sehari-hari.

Tingkat pemahaman anak usia sekolah dasar merupakan dalam tahapan perkembangan intelektual atau berpikir. Dalam hal ini terkadang anak masih mengalami kesulitan. Maka biasanya akan timbul suatu permasalahan dalam proses pembelajaran. Kesiapan seorang anak untuk belajar dan cara berpikir mereka berubah sesuai perkembangan usianya, dalam hal ini diperlukan agar tingkat pemahaman anak terhadap pembelajaran matematika dapat lebih baik lagi. Jika pemahaman pelajaran baik, maka tingkat pemahaman kemampuan anak juga dapat ditingkatkan. Permasalahan dalam pembelajaran matematika itu sendiri dapat bersumber dari komponen-komponen yang telah membentuk suatu sistem pembelajaran tersebut. Komponen-komponen itu meliputi peserta didik, pendidik, kurikulum, materi ajar, sarana/prasarana, model, metode, strategi pembelajaran, serta lingkungan sekitar tempat belajar. 

Strategi pembelajaran merupakan salah satu dari beberapa komponen dalam permasalahan pembelajaran matematika. Sering kita temui, dalam pembelajaran matematika masih banyak menggunakan strategi pembelajaran yang menekankan pada pola-pola lama, seperti ceramah, mencatat, menulis, mengerjakan soal-soal, sehingga hal tersebut membuat peserta didik menjadi bosan dan tidak tertarik dengan matematika. Masih banyak juga dari para pendidik yang mengajar lebih menekankan pada konsepnya saja dan proses pembelajarannya juga masih pasif dan banyak yang tidak menuntaskan materi. Selain strategi pembelajaran, merancang suatu metode pembelajaran juga sangatlah penting. Karena metode pembelajaran merupakan cara yang digunakan dalam proses penyampaian materi pelajaran. Jika seorang pendidik tidak dapat merancang suatu metode yang cocok dengan strategi pembelajaran dan karakteristik siswa, maka dapat dipastikan materi pembelajaran yang disampaikan oleh guru tidak akan dapat dipahami dengan sempurna oleh peserta didik.

Sehingga dapat disimpulkan masih banyak dari pendidik yang masih belum mampu untuk merancang strategi dan metode pembelajaran yang efektif dan efisien. Bahkan, ada beberapa pendidik yang masih belum memahami apa itu strategi dan metode pembelajaran, apa saja jenis-jenis strategi pembelajaran, dan bagaimana cara menerapkannya. Kondisi seperti ini akan menyebabkan pendidik mengalami kesulitan-kesulitan dalam merencanakan dan implementasi di dalam kelas.

Maka dari itu, sangat diperlukan suatu upaya untuk dapat mengatasi masalah-masalah tersebut yang berkaitan dengan proses pembelajaran. Upaya yang dilakukan dapat berupa dengan memberikan bekal pengetahuan dan pemahaman kepada para pendidik. Upaya tersebut juga bisa dilakukan pendidik dengan mengikuti pelatihan, workshop, seminar, pembinaan peningkatan kualifikasi pendidik dan memperbaiki pemahaman pendidik terkait dengan strategi pembelajaran dan cara menerapkannya agar dapat membuat peserta didik dapat berpartisipasi secara penuh dalam proses pembelajaran.

By: EKO WAHYU DYAH

Berlangganan via Email