Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Strategi Pembelajaran Digunakan dalam Pembelajaran?

Guru yang professional dituntut untuk menguasai teknik penyampaian materi yang harus digunakan dalam proses pembelajaran. Salah satunya yaitu strategi pembelajaran dalam kelas. Strategi pembelajaran merupakan suatu cara dimana seorang guru bisa menyesuaikan kondisi di dalam kelas untuk dapat menyampaikan materi yang diberikan kepada anak didik agar dengan mudah anak didik bisa menangkap apa saja yang disampaikan oleh seorang guru. Dengan adanya strategi pembelajaran maka proses belajar mengajar di dalam kelas akan lebih efektif dan efisien.

Strategi pembelajaran yang digunakan dalam pembelajaran


Guru harus mengetahui strategi mana yang harus diterapkan dalam proses pembelajaran. Dengan pemilihan strategi yang tepat maka dengan mudah anak didik dapat menangkap materi yang diberikan oleh seorang guru, sehingga dapat menjadikan anak didik yang berprestasi. Tapi dalam realita pembelajaran saat ini, banyak guru yang masih bingung dalam menentukan strategi mana yang harus digunakanya dalam pembelajaran di kelas, sehingga pembelajaran di kelas menjadi kurang efektif.

Pengertian Strategi Pembelajaran
Jika dilihat dari bahasa latin, kata strategi berasal dari kata strategia yang berarti seni penggunaan rencana untuk mencapai tujuan. Istilah strategi sering digunakan dalam bidang militer, dimana mereka menggunakan strategi mana yang harus diterapkan untuk melancaran aksi tindakanya agar dapat mencapai tujuan tertentu. Jika dalam dunia pendidikan, startegi diartikan sebagai a plan method, or seriesof activies designed to achieves a particular educational goal (J.R. David, 1976). Jadi strategi pembelajaran adalah sebuah rancangan atau konsep kegiatan yang disusun untuk dapat mencapai tujuan pembelajaran. 

Pengertian Strategi Pembelajaran Menurut Para Ahli
Untuk lebih memahami pengertian tentang strategi pembelajaran, para ahli dapat mendefinisikan arti tentang strategi pembelajaran sebagai berikut :
  1. Kozma (Sanjaya 2007)
    Strategi pembelajaran yaitu suatu rancangan yang dipilih untuk dapat memberikan fasilitas dan bantuan kepada peserta didik agar dapat tercapai tujuan pembelajaran tertentu.
  2. Sanjaya, Wina (2007)
    Pola umum dari perbuatan guru-peserta didik daam proses belajar-mengajar. Maksud dari pola umum yaitu macam-macam dan urutun yang digunakan /dipercayakan guru-peserta didik dalam berbagai macam peristiwa belajar. Sehingga  strategi merujuk pada karakteristik abstrak rangkaian dari perbuatan guru-peserta didik dalam proses belajar-mengajar.
  3. Kemp (1995)
    Mendefisinikan bahwa strategi pembelajan strategi pembelajaran merupakan sesuatu yang harus dilakukan oleh seorang guru dan peserta didik agar proses tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien.

Jenis Media Pembelajaran
  1. Media Visual
    Media visual merupakan media pembelajaran yang lebih menkankan pada tampilan tampilan gambar yang dapat membuat mata lebih tertarik untuk melihatnya. Contohnya adalah bagan, komik, poster, grafik, dan diagram.
  2. Media Audial
    Media audial lebih berhubungan pada indra pendengaran contohnya seperti radio, tape recorder dan jenis-jenis audio lainya.
  3. Media Proyeksi Diam
    Beberapa contoh dari media proyeksi diam adalah film bingkai, flm rangkai, Over Head Transparancy (OHT), Mikrofis dan lainya
  4. Media Proyeksi Gerak dan Audio Visual
    Jenis media ini sering digunakan karena dirasa lebih menarik dengan penyampaian melalui gembar yang bisa bergerak dan dilengkapi dengan audio, sehingga mempermuda dalam memahami materi yang disampaikan. Contohnya adalah film gerak, video, animasi, Televisi, dan media lainya.

Macam – Macam Metode Pembelajaran
Banyak jenis dari metode pembelajaran dengan penyampaian dan bentuk dari versi yang berbeda. Pemilihan metode pembalajaran dapat disesuaikan dengan kondisi pembelajaran yang ada di dalam kelas. Setiap metode yang digunakan mempunyai beberapa kelebihan dan kekurangan yang dimiliki. Maka dari itu seorang guru diharapkan untuk mnguasai berbagai jenis metode yang akan digunakan dalam proses pembelajaran di dalam kelas. Berikut ini merupakan macam – macam metode yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran.

Metode Ceramah
Metode ceramah merupakan metodolgi yang penyampaian materi kepada peserta didik dengan menggunakan lisan. Metode ini cocok digunakan dalam proses pembelajaran dengan jumlah peserta didik yang begitu besar. Dengan menggunakan metode ini seorang guru akan lebih mudah dalam penyampaian materi kepada peserta didik, dan proses pembelajaran berjalan lebih efektif.

Namun kelemahan dalam penggunaan metode ceramah jika kondisi kelas tidak kondusif sorang guru akan kesusahan dalam menyampaikan materinya, karena menigingat jumlah peserta didik yang begitu banyak. Sorang guru juga sulit untuk mengetahui perkembangan dari tiap tiap muridnya, bahkan biasanya ada seorang peserta didik yang merasa tidak dapat memahami apa yang disampaikan oleh seorang guru tersebut.

Metode Diskusi
Metode diskusi merupakan metode pembelajaran mengenai pemecahan suatu masalah yang dilakukan oleh tiap-tiap kelompok yang sudah dibagi oleh beberapa peserta didik. Dalam penggunaan metode diskusi, praktik ini lebih mengutamakan pada interaksi pada tiap-tiap individu. Dengan penggunaan metode diskusi, proses baljar mengajar di kelas lebih menyenangkan dan tidak membosankan. Karena setiap peserta didik akan berpacu dalam permasalahan yang ia pecahkan. Metode diskusi juga melatih peserta didik untuk lebih bernai mengutarakan pendapatnya dan melatih untuh bermusywarah bersama.

Namun kelemahan dari metode diskusi tidak semua peserta didik bisa aktif dalam diskusi, terkadang hanya beberapa peserta didik yang memang dianggap tanggap dan berani berbicara, sehingga peserta didik lainya terkadang juga merasa minder untuk berdiskusi.

Metode Tanya Jawab
Metode Tanya jawab merupakan metode yang dilakukan dengan interaksi antara guru dan peserta didik. Metode ini dilakukan dengan cara seorang guru melontarkan beberapa pertanyaan kepada beberpa siswa untuk mengetahui sejauh mana materi yang ia fahami, begitu pun sebaliknya jika ada peserta didik yang kurang faham, mereka bisa menanyakan langung kepada gurunya.

Metode Demostrasi
Metode demontrasi merupakan metode yang cara penyampaian materinya menggunakan beberapa alat dan bahan secara langung untuk memperjelas materi yang akan disampaikan kepada peserta didik. Penggunaan metode ini dirasa lebih memudahkan peserta didik dalam menangkap materi yang diberikan oleh seorang guru. Kelemahan dari metode ini adalah, alat atau bahan peraga yang biasanya tidak mudah untuk didapatkan, selain itu terkadang alat atau bahan terlalu kecil sehingga peserta didik harus melihat secara dekat untuk dapat mamahaminya.

Metode Latihan
Metode ini merupakan metode tahap akhir setelah seorang guru menyampaikan materi kepada peserta didik. Metode ini dikemas dalam bentuk soal-soal latihan yang berfungsi untuk melatih mental dari peserta didik untuk terbiasa dalam hal-hal tertentu. Selain ini seorang guru dapat mengetahui sejauh mana kemampuan peserta didik dalam menguasai materi yang telah disampaikan oleh guru tersebut.

By : Muhammad Fajri Alfiyan Nur


Berlangganan via Email