Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BAGAIMANA SIKAP PILIH KASIH GURU KE MURID?

Banyak kejadian-kejadian siswa yang mengalami seperti judul artikel diatas, disini saya akan menjelaskan kenapa banyak sekali kejadian guru pilih kasih kepada murid. Pertama, murid tersebut mungkin belum pintar atau lebih lambat memahaminya, disini guru pasti juga akan risih kepada siswa tersebut, kenapa siswa tersebut lambat, mungkin saja guru tersebut cara pengajaranya tidak menarik atau guru tersebut sering sekali menyakiti hati siswa tersebut, dan terjadilah siswa tersebut benci, jadi kalo sesuatu yang dibenci akan susah menyerapnya. Kedua, guru tersebut pilih kasih, karena murid tersebut anak biasa saja. Jadi banyak kasus seperti ini, guru pilih kasih karena murid tersebut tidak mempunyai apa-apa, jadi guru tersebut memberi nilai kepada muridnya memperlakukannya berbeda.
Guru adalah publik figure manusiawi yang memmiliki peran penting dalam pendidikan. Guru dalam pandangan masyarakat juga melaksnakan pendidikan di berbagai sekolah, bukan cuman disekolah saja, di pengajian juga bisa, di surau, di rumah dan lain sebagainya.

SIKAP PILIH KASIH GURU KE MURID


Murid merupakan seorang pelajar atau sekelompok, yang menjalankan kegiatan pendidikannya. Murid sebagai manusia yang meneruskan bangsa ini juga perlu dibina dan dibimbing dengan perantara guru, ia memiliki potensi akal untuk dijadikan kekuatan agar menjadi susila yang cakap.  Dalam proses ta’lim, seorang mu’allim perlu perhatian terhadap kemampuan muridnya dalam menerima ilmu dan maklumat yang disampaikannya. Sesuai dengan konsep ta’lim, Ibnu sina juga menegaskan seorang guru perlu berfikir optimis, beragama, berakhlak, berwibawa, berpendirian tetap dan menghargai murid (al-Ahwani, t.th).

Apakah guru juga harus menghormati muridnya? tentu saja iya, karena kita juga sama-sama manusia yang harus saling menghormati dan tak pandang jabat. Sikap-sikap yang harus dilakukan oleh guru ke muridnya, agar tidak terjadi sakit hati, dan tidak bermanfaatnya ilmu yang beliau sampaikan ke murid.  Sikap-sikap yang harus di lakukan guru ke murid, agar murid tersebut menyukai pelajaran dan juga menyukai pembelajaran guru tersebut dan dapat dinikmati para siswa dan murid. Sikap-sikapnya sebagai berikut:
1. Guru tersebut ikhlas mengajarkan siswa atau murid yang sedang diajarnya
Guru tersebut biasanya jarang masuk, entah banyak kesibukan atau males mengajar. Guru tersebut biasanya sering ada masalah sama murid sekelas dan kejadian itu banyak.

2. Guru tanpa harus pakai kekerasan
Nah ini, sering terjadi disekolahan negeri, dimana siswa pasti ada satu yang nakal, dan guru tersebut pasti gemes sama murid tersebut, dan terjadilah kekerasan, menampar, di pukul, di jewer, dan lain sebagainya. 

3. Guru tanpa harus pilih kasih
Guru di indonesia tuh sangat lucu, mereka tidak bisa menghargai murid yang belum bisa, tidak mampu, aneh sekali sama orang-orang indonesia. Bukan itu saja, yang selalu bikin sakit hati guru selalu meremehkan murid atau siswa yang bodoh atau belum bisa, ini memang sangat menyakitkan bukan, bagi para murid. 

4. Guru yang memilih dan paling dikenal hanya murid yang pinter itu-itu saja, padahal masih banyak murid yang berbakat
Semua murid juga ingin merasakan bakatnya dikembangkan, tetapi sang guru tersebut sering mengabaikan bakat siswa tersebut. Sampai orang tua tersebut mengadu, dan saling olok-olokan antar orang tua.

Pada artikel saya ini, semoga bisa menyadarkan semua guru yang selaku bersikap seenaknya kepada siswanya, agar kita sebagai bangsa yang bisa di tiru dan di hormati bagi siswa demi masa depan anak didik kita. Kita sebagai guru harus menirukan guru-guru jaman dulu, yang ikhlas mendidik, tanpa ada niatan ingin selalu dibayar oleh masyarakat. Bekerja dengan ikhlas, selalu memberikan ilmu-ilmu yang semoga bisa bermanfaat bagi anak didik.

Disini saya mau curhat sedikit, saya sudah cari refrensi di perpustakaan  mana saja, dan saya mencari refrensinya tidak sesuai judul artikel, dan ini seadanya saja, tapi disini juga artikel permasalahan banyak yang mengalami, dan saya juga pernah diperlakukan seperti itu.
Sekian dari artikel saya, disini artikel saya masih banyak kekurangannya, mohon maaf, kalo ada salah kata, dan perbuatan, karena manusia tidak luput dari kesalahan, Wassalamualikum Wr.Wb.

By: NUR SYAFIQOH

Berlangganan via Email