Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Program Pengayaan dalam Pembelajaran

Melalui hasil penilaian terhadap peserta didik maka pendidik akan mengetahui apakah peserta didik/ siswanya telah mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) atau belum, hal ini penting dalam rangka program tindak lanjut. Tugas guru sebagai pendidik adalah sebagai fasilitator belajar bagi peserta didiknya yang mempunyai kewajiban untuk membantu dan memfasilitasi peserta didik dalam mencapai ketuntasan belajar dan memaksimalkan potensi diri bagi peserta didik / siswa yang telah mencapai KKM. Dan bagi guru wajib membuat program yang mampu memenuhi kebutuhan para siswanya, yaitu dalam bentuk program remedial dan pengayaan. 

Program Pengayaan dalam Pembelajaran

Program remedial diperuntukkan bagi peserta didik yang mengalami kesulitan belajar sehingga tidak mencapai ketuntasan belajar atau dibawah KKM. Dan program remedial diselenggarakan untuk membantu siswa yang mengalami kesulitan dalam menguasai kompetensi tertentu agar mencapai hasil belajar yang baik.  


Adapun prinsip-prinsip dari program remedial yang harus diperhatikan adalah adaptif, interaktif, penggunaan berbagai metode pembelajaran dan penilaian, proses umpan balik serta berkesinambungan. Selanjutnya langkah-langkah remedial yang perlu diperhatikan adalah menganalisis kebutuhan, menyusun perencanaan, melaksanakan program remedial, melaksanakan penilaian serta menetapkan nilai yang diperoleh peserta didik setelah program remedial sebagai nilai akhir capaian KD muatan pelajaran.  


Bagi siswa yang telah mencapai atau melampaui KKM maka diberlakukan untuknya mengikuti program pengayaan dengan fokus pengayaan adalah pendalaman dan perluasan dari kompetensi yang dipelajari. Langkah-langkah sistematis dalam treatment pembelajaran pengayaan: 1) belajar kelompok, yaitu sekelompok peserta didik yang mempunyai minat tertentu diberi tugas untuk memecahkan permasalahan, membaca di perpustakaan terkait dengan KD yang dipelajari, 2) belajar mandiri, yaitu secara mandiri peserta didik belajar mengenai sesuatu yang diminati, menjadi tutor bagi teman yang membutuhkan, dan tugas proyek ataupun penelitian ilmiah, 3) pembelajaran berbasis tema, yaitu  pembelajaran terpadu yang memadukan kurikulum di bawah tema besar sehingga peserta didik dapat mempelajari hubungan antara berbagai disiplin ilmu.

Baca Juga: Penunjang Keberhasilan Pelaksanaan Pembelajaran Remedial

Program pengayaan adalah pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik yang telah mencapai dan/atau melampaui KKM. Mereka adalah peserta didik yang lebih cepat dari pada teman-teman sekelasnya dalam menguasai bahan pelajaran yang diberikan kepadanya atau dapat dikatakan mereka adalah peserta didik yang dapat cepat dalam menyelesaikan tugas belajarnya, sehingga diperlukan treatment atau perlakuan tambahan yang dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya. 


Perlu dipahami bahwa program pengayaan dapat diselenggarakan dengan baik jika dibuat perencanaan pengajaran yang baik, pelaksanaan pengajaran dan evaluasi dilakukan dengan baik, dan tentunya mendapat dukungan dari semua pihak antara lain kerjasama dari orang tua / wali murid.  Unsur-unsur lain yang terlibat dalam rancangan pengajaran pengayaan yang perlu ada dan harus diperhatikan adalah peserta didik, guru, media, metode, materi, serta waktu pelaksanaan, semua itu perlu diperhatikan dengan tujuan pengajaran pengayaan dapat berjalan dengan baik dan lancar. 


Fokus pengayaan adalah pendalaman dan perluasan dari kompetensi yang dipelajari. Pengayaan biasanya diberikan segera setelah peserta didik diketahui telah mencapai KKM berdasarkan hasil penilaian harian. Pembelajaran pengayaan biasanya hanya diberikan satu kali, tidak berulangkali. Pembelajaran pengayaan umumnya tidak diakhiri dengan penilaian. Jadi dalam hal ini berbeda perlakuannya dengan remedial.  


Dua model pembelajaran yang dilaksanakan dalam program pengayaan yaitu dengan memberikan pelajaran tambahan kepada peserta didik yang lamban dengan mentoring dan tutoring, kemudian dengan memberikan penugasan dalam bentuk proyek yang hasilnya dapat dipresentasikan di depan teman-teman sekelasnya. Jelasnya Langkah-langkah sistematis dalam mengidentifikasi kelebihan kemampuan siswa dan memberikan treatment pembelajaran pengayaan adalah sebagai berikut: 


Belajar Kelompok

Sekelompok peserta didik yang mempunyai minat tertentu diberi tugas untuk memecahkan permasalahan, membaca di perpustakaan terkait dengan KD yang dipelajari pada jam pelajaran sekolah atau di luar jam pelajaran sekolah. Pemecahan masalah yang diberikan kepada peserta didik berupa pemecahan masalah nyata. Dapat pula secara kelompok peserta didik dapat diminta untuk menyelesaikan sebuah proyek atau penelitian ilmiah 


Belajar Mandiri

Secara mandiri peserta didik belajar mengenai sesuatu yang diminati, menjadi tutor sebaya bagi teman yang membutuhkan dan pengembangan latihan yaitu dengan mengembangkan latihan praktis yang dapat dilaksanakan oleh teman-temannya yang membutuhkan dalam bentuk latihan. Kegiatan pemecahan masalah nyata, tugas proyek, ataupun penelitian ilmiah juga dapat dilakukan oleh peserta didik secara mandiri jika kegiatan tersebut diminati secara individu. 


Pembelajaran Berbasis Tema

Pembelajaran terpadu yang memadukan kurikulum di bawah tema besar sehingga peserta didik dapat mempelajari hubungan antara berbagai disiplin ilmu. Melalui pembelajaran tematik dapat mengaitkan beberapa mata pelajaran sehingga dapat memberikan pengalaman bermakna bagi peserta didik. Dikatakan bermakna karena dalam pembelajaran tematik, peserta didik akan memahami konsep-konsep yang mereka pelajari melalui pengalaman langsung dan menghubungkannya dengan konsep lain yang telah dipahaminya. 


Pemadatan Kurikulum

Pemberian materi kepada peserta didik yaitu terhadap kompetensi materi yang belum diketahui oleh peserta didik.

Baca Juga: Konsep Program Remedial dalam Pembelajaran

Toko Digital