Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Bagaimana Keterlambatan bicara bagi Anak Usia Dini?


Bagaimana Keterlambatan bicara bagi Anak Usia Dini?


Keterlambatan bicara adalah; di mana anak usia dini mengalami tertundanya perkembangan atau penggunaan mekanisme, yang menghasilkan suara pada tubuh manusia. Dan dengan keterlambatan ini maka Anak Usia Dini akan tertinggal dengan anak yang lainya.

Keterlambatan bicara di sebabkan oleh gangguan pendengaran, gangguan pada otak, (misalnya,retardasi mental, gangguan bahasa, spesifik dan atau ekspresif),autisme, atau gangguan pada organ mulut yang menyebabkan anak sulit melafalkan kata-kata (dikenal dengan gangguan artikulasi).sehingga pada anak usia dini menyebabkan keterlambatan berbahasa. Untuk menegakkan diagnosis penyebab keterlambatan bicara, perlu pemeriksaan yang teliti dan dokter, terkadang membutuhkan pendekatan multidisiplin oleh dokter anak, dokterTHT, dan psikolog atau psikiater anak.Tata laksana keterlambatan bicara tergantung pada penyebabnya,dan juga melibatkan kerja sama antara dokter anak, dokter spesialis lain yang terkait, terapis wicara, dan tentunya orang tua.

Keterlambatan bicara biasanya terjadi pada Anak Usia Dini dimana anak tersebut belum bisa untuk berbicara secara lancar, sedangkan teman-teman sebayanya sudah dapat berbicara secara lancar, keterlambatan bicara dan bahasa dialami oleh 5-8 persen anak usia pra sekolah. Agar dapat mengetahui kapan seorang anak terlambat bicara, terlebih dahulu kita mengenal tahapan perkembangan bicara normal.

  • Untuk anak usia 0-6 bulan 

Saat lahir bayi hanya menangis,untuk menyatakan keinginanya.pada usia 2-3 bulan bayi mulai dapat membuat suara-suara seperti aah atau uuh yang dikenal dengan istilah cooing. Ia juga senang bereksperimen dengan berbagai bunyi yang dihasilkanya misalnya suara yang menyerupai berkumur 
  • Usia 9 bulan

Setelah usia Sembilan bulan bayi akan memahami kata ya atau tidak dia juga mulai mengunakan nada yang lebih luas
  • Usia 12 bulan 

Dia sudah bias mengucapkan kata mamaatau ayah dan menirukan kata-kata yang anda ucapkan pada usia satu tahun ini dia sudah bisa memahami salah satu perintah seperti Ayo, kemari atau Ambil, botolnya
  • Usia 18 bulan

Bayi sudah bias mengulang kata-kata yang anda ucapkan kepadanya dan akan menunjuk kearah yang anda tuju di usia 18 bulan ini bayi sudah dapat mengucapkan sepuluh kat-kata dasar. Namun normal jika masih ada kata yang belum jelas pengucapanya seperti kata “makan” di sebut “mam”
  • Usia 24 tahun 

Di usia ini anak usia dini dapat mengucapkan setidaknya 50 kossa kata dan berkomunikasi memakai dua kosa kata seperti”mau susu”
  • Usia 3-5 tahun

Kosa kata yang di miliki anak pada usia tersebut akan berkembang dengan cepat pada usia tiga tahun sebagian besar anak-anak dapat menangkap kosa kata baru dengan cepat mereka juga sudah dapat memahami perintah yang lebih panjang seperti Ayo, cuci kaki dan sikat gigi atau buka sepatunya lalu ganti baju.Pada usia empat tahun, dia akan mengunakan kalimat yang lebih panjang dan bias menjelaskan sebuah peristiwa ,satu tahun kemudian dia sudah bias berbincang-bincang dengan orang lain. Jika pada tahapan ini Anak Usia Dini belum mencapai ciri-ciri yang di tentukan maka Anak Usia Dini tersebut mengalami keterlambatan bicara.

Jika Anak Usia Dini mengalami keterlambatan maka hal pertama yang di lakukan adalah: seorang guru bekerja sama dengan orang tua murid baik orang tua atau guru selalu berharap agar anak atau anak didiknya akan mampu mencapai prestasi dan tumbuh berkembang secara optimal walaupun demikian tidaklah mudah menjalin kerja sama antar keduanya namun demikian keduanya akan memiliki pandangan yang sama untuk mengembangkan anak nya. Adapun keterlibatan orang tua sangatlah penting karena bagaimana pun anak lebih sering bersama kedua orang tuanya dari pada bersama gurunya bersama orang tuanya mereka menggunakan segala kemampuam mereka, guna untuk keuntungan dan demi kebaikan anak-anak nya , orang tua dan guru sangatlah berperan penting bagi perkembangan bahasa anak usia dini hususnya untuk anak yang terlambat berbicara namun jika inggin berhasil maka orang tua harus bekerja sama dengan guru dengan upaya ini maka akan mempermudah untuk perkembaangan bahasa anak usia dini khususnya bagi anak yang mempunyai keterlambatan berbicara.

Salah satu upayanya adalah yaitu dengan mengembangkan keterampilan anak usia dini diamana dengan keterampilan ini anak usia dini akan mulai mengenali kemampuanya dan lama kelamaan maka anak tersebut akan berani dengan lingkunagan sekitarnya dan denagan perlahan-lahan maka dia akan memperoleh teman maka dia akan bermain denagan teman sebayanya dimana anak usia dini tidak akan merasakesepian lagi dan lama-kelamaan mereka akan mulai belajar berbicara baik sekata maupun dua kata denagan cara ini anak usia dini akan merasa bahwa ia memiliki teaman dan akhirnya mau berbicar denagan orang-orang yang ada di sekitarnya.Jika anak usia dini yang mempunyai keterlambatan bicara mulai timbul rasa malu karena dia berbeda dengan teman lainya maksudnya perkembangan dia lambat di bandingkan dengan teman-temannya maka yakinkan lah anak tersebut bahwa kelak dia akan bisa seperti teman-temanya yang normal yang bisa berbicara lancar, dan kelak dia akan bias seperti anak –anak lainya.

Untuk mencapai semua itu maka peran orang tua lah yang sangat penting diantaranya adalah:
1. Lingkungan keluarga, bukan lingkungan sekolah, adalah lingkungan belajar anak yang pertama.
2. Keterlibatan orang tua dalam pendidikan formalanak akan meningkatkan prestasi sekolah anak 
3. Keterlibatan orang tua terhadap sekolah akan lebih efektif apabila terencana dengan baik dan berjalan dengan jangka paanjang
4. Keterlibatan orang tua terhadap pendidikan anak sebaiknya dilakukan sedini mungkin dan berkelanjutan
5. Keterlibatan orang tua terhadap pendidikan anak-anak di rumah,  belum cukup. Meningkatnya prestasi anak baru tampak apabila orang tua melibatkan diri di dalam pendidikan anak di sekolah 
6. Anak-anak yang berasal dari keluarga yang tidak mampu serta minoritas akan menunjukan prestasi apabila orang tua terlibat dalam kegiatan anak, walaupun pendidikan anak berbeda sekalipun.

Apabila orang tua tersebut ikut dalam perkembangan anak maka mereka akan mendapat kesempatan belajar cara meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan anak.Dan disaran kan bagi para oran tua selalu jagala komunikasi dengan anak usia dini yang mengalami keterbatasan keterlambatan berbicara karena anak usia dini tersebut selalu inggin di perhatikan dan dapat di mengerti jangan pernah menduakan mereka karena mereka berbeda dengan anak-anak usia dini lainya.

DAFTAR PUSTAKA
Yus,anita.(2011). penilaian perkembangan belajar anak taman kanak-kanak. kencana:prenadamedia group.

By: NAFILATUS SHOLIHAH

Berlangganan via Email